MRPTNI: Kemenristek Dilebur, BRIN Harus Jadi Pusat Riset Nasional

    Ilham Pratama Putra - 15 April 2021 14:50 WIB
    MRPTNI: Kemenristek Dilebur, BRIN Harus Jadi Pusat Riset Nasional
    Ketua MRPTNI Jamal Wiwoho. Dok Humas UNS.



    Jakarta: Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI), Jamal Wiwoho menyebut Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) harus bisa maksimal memberikan peran. BRIN harus mampu menjadi lembaga pusat riset nasional

    "Saya rasa BRIN ini akan digunakan sebagai pilot project untuk Center of Excellence riset di Indonesia," kata Jamal kepada Medcom.id, Kamis 15 April 2021.






    Selama ini, ketika masih bergabung dengan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek), kata dia, BRIN seolah tertutup. Selain itu, fungsi BRIN yang sesungguhnya juga tak tampak.

    "Secara struktur organisai penempatan orang-orang di eselon satu sebagai orang yang bisa menjawab seluruh kebijakan Pak Menteri, masa satu setengah tahun belum selesai," jelasnya.

    Baca: Vaksin Merah Putih Disebut Tak Terpengaruh Peleburan Kemenristek

    Jamal mengatakan, setelah peleburan Kemenristek ke dalam Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), peran BRIN harus hadir secara lebih nyata. Struktur lembaga mesti dirapikan, dan memulai konsolidasi dengan lembaga riset seluruh Indonesia.

    "Artinya pekerjaan besar di BRIN ini harus bisa melakukan konsolidasi secara maksimal dengan lembaga riset baik itu kementerian atau lembaga atau yang lain-lain di seluruh bangsa indonesia ini," tutup Jamal.

    Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) dilebur dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). BRIN yang sebelumnya melekat dengan Kemenristek, bakal menjadi badan otonom.

    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id