Menristek Pastikan Bio Farma Siap Produksi Vaksin Covid-19

    Muhammad Syahrul Ramadhan - 29 Juli 2020 17:27 WIB
    Menristek Pastikan Bio Farma Siap Produksi Vaksin Covid-19
    Menristek/Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro bersama Dirut Bio Farma Honesti Basyir foto: Medcom.id/Muhammad Syahrul Ramadhan
    Jakarta: Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset Inovasi Nasional (Menristek/Kepala BRIN) Bambang Brodjonegoro mengunjungi laboratorium Bio Farma di Bandung, Jawa Barat. Kunjungan ini guna mastikan kesiapan Bio Farma memproduksi vaksin virus korona (covid-19) buatan dalam negeri.

    Bambang mengatakan kemandirian untuk bisa mengembangkan dan memproduksi vaksin penting. Makanya, perlu dipastikan kesiapan Bio Farma sebagai perusahaan yang akan memproduksi vaksin yang sedang dikembangkan Lembaga Biologi Molekular (LBM) Eijkman.

    "Kami melihat kesiapan Bio Farma dalam kemandirian produksi sekaligus juga melihat kesiapan untuk proses produksi vaksin Merah Putih, yang sedang dikembangkan Eijkman," kata Bambang di laboratorium Bio Farma Bandung, Rabu, 29 Juli 2020.

    Bambang mengatakan, Bio Farma memiliki kemampuan untuk memproduksi vaksin dengan beragam platform, seperti Protein Rekombinan untuk vaksin Merah Putih, maupun dengan platform virus yang dilemahkan, yakni vaksin Sinovac garapan Tiongkok.

    "Kami ingin pastikan bahwa yang dikerjakan oleh Eijkman dan dikerjakan Bio Farma itu konsisten. Sehingga nanti proses produksi tidak mengalami hambatan yang berarti," tuturnya.

    Baca: Pakar UGM Beberkan Tujuan Uji Klinis Vaksin 'Tiongkok' di Indonesia

    Sementra itu, Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir menegaskan pihaknya siap untuk memproduksi vaksin dengan berbagai platform.

    "Vaksin untuk yang bisa produksi satu satunya di Indonesia hanya Bio Farma, jadi memang kami terdepan, pengembangan sampai siap final product itu hanya Bio Farma," tegasnya.

    Vaksin Merah Putih ditargetkan tahun ini sudah bisa dilakukan uji hewan. Kemudian pada 2021 siap untuk uji klinis dan bisa diproduksi pada 2022.

    "Kami targetkan tahun depan uji klinik ke manusia (tahap) satu, dua dan tiga. Kalau lancar semua mudah mudahan awal 2022 mungkin kita bisa produksi untuk vaksin Merah Putih," terangnya.



    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id