comscore

BRIN Targetkan Komersialisasi PTLP Modular pada 2025

Antara - 18 Januari 2022 21:17 WIB
BRIN Targetkan Komersialisasi PTLP Modular pada 2025
Instalasi pembangkit listrik tenaga panas bumi. Foto: Branda Antaranews.
Jakarta: Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) membuat desain teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Modular. PTLP ini ditargetkan komersialisasinya pada 2025.

Salah satu pertimbangan untuk pemilihan PLTP modular adalah potensi panas bumi di Indonesia hingga 50 MW atau hampir 35 persen tersebar di wilayah Indonesia timur.

 



"Lokasi panas bumi kebanyakan di daerah terpencil yang beban listriknya tidak terlalu tinggi," kata Pelaksana harian Kepala Balai Besar Teknologi Konversi Energi Organisasi Riset Pengkajian dan Penerapan Teknologi BRIN, Cahyadi dalam keterangan pers, Selasa, 18 Januari 2022.

Ia menyebut, potensi sumber energi panas bumi tersebar di sepanjang jalur vulkanik dari Sumatra, Jawa, Nusa Tenggara, Maluku dan Sulawesi. Di Indonesia bagian Timur, seperti Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Maluku Utara dan daerah terpencil lain, walaupun sumber panas buminya sangat melimpah, saat ini sumber energi listrik di daerah-daerah tersebut masih didominasi oleh PLTD.

Baca: BRIN Terus Kembangkan Deteksi Covid-19 Melalui Air Liur

Komersialisasi PLTP Modular akan mendukung komitmen Pemerintah Indonesia yang menargetkan 23 persen bauran energi berasal dari energi baru terbarukan, termasuk panas bumi di dalamnya. Diharapkan investasi PLTP dengan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) tinggi dapat sampai pada tahap komersialisasi pada 2025.

Ia menjelaskan, PLTP termasuk teknologi ramah lingkungan dengan emisi karbon dioksida (CO2) rendah. Jejak karbon tergolong rendah karena sumber energi tersedia di lokasi dan tidak membutuhkan sumber bahan bakar yang perlu usaha produksi yang menghasilkan karbon.

Cahyadi menuturkan desain PLTP Modular merupakan pengembangan dari dua jenis PLTP riset sebelumnya, yaitu PLTP 3MW condensing di Kamojang dan PLTP 500kW siklus biner di Lahendong.
 







Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id