2021, 472 Proposal Pengabdian Masyarakat Universitas Dapat Pendanaan Kemenristek

    Ilham Pratama Putra - 23 Februari 2021 20:03 WIB
    2021, 472 Proposal Pengabdian Masyarakat Universitas Dapat Pendanaan Kemenristek
    Menristek/Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro. Zoom.
    Jakarta: Sebanyak 472 proposal perguruan tinggi lolos seleksi dan berhak mendapatkan dana penelitian dan pengabdian masyarakat dengan skema mono tahun dari Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek). Total anggaran pendanaan ini sebesar Rp19,859 miliar.

    Menristek Bambang Brodjonegoro memerinci, 21 judul proposal di antaranya berasal dari Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH). Kemudian, 158 judul proposal dari non PTNBH. 

    "Perguruan Tinggi Swasta (PTS) 293 judul," ujar Bambang dalam konferensi pers daring Pengumuman Pendanaan Pengabdian Masyarakat dan Tematik, Selasa 23 Februari 2021.

    Baca: Alokasi Dana Riset Pengabdian Masyarakat Perguruan Tinggi 2021 Rp54,8 Miliar

    Pembagian dana yang didapatkan dikelompokkan berdasarkan kampus. Maka, total dana penelitian dan pengabdian masyarakat 2021 yang digelontorkan untuk PTNBH sebesar Rp0,959 miliar. "Untuk non PTN BH Rp7 miliar dan PTS Rp11,9 miliar," lanjut Bambang.

    Bambang berharap seluruh kampus dapat memanfaatkan dana tersebut semaksimal mungkin. Peneltian dan pengabdian masyarakat ini diharapkan mampu mendorong pembuatan jurnal publikasi ilmiah.

    Menurutnya, saat ini Indonesia memang sudah baik dalam menerbitkan jurnal ilmiah dari segi kuantitas. Jumlah jurnal ilmiah Indonesia sudah mampu mengungguli jumlah jurnal ilmiah negara tetangga di Asean.

    "Tapi kita harus punya upaya lebih keras dalam meningkatkan kualitas. Aktivitas kita hari ini mesti ditingkatkan, agar kualitasnya itu meningkat disamping menjaga kuantitasnya," ungkap dia.

    Baca: Menristek Ajak Vaksin Nusantara Masuk Konsorsium

    Kemenristek mengalokasikan total Rp54,8 miliar di tahun anggaran 2021 untuk mendanai riset pengabdian masyarakat perguruan tinggi. Sebanyak Rp35 miliar di antaranya untuk total 246 judul dengan skema pendanaan multi tahun (lanjutan) dan Rp19,8 miliar untuk 472 judul skema mono tahun.

    Ada sepuluh perguruan tinggi penerima pendanaan pengabdian kepada masyarakat terbanyak. Kesepuluh kampus itu yakni Universitas Bosowa Rp1,5 miliar, Universitas Udayana Rp1,3 miliar, Universitas Tadulako Rp1 miliar, Universitas Muhammadiyah Malang Rp977 juta, Universitas Halu Oleo Rp977 juta, dan Universitas Surabaya Rp912 juta.

    Kemudian, Universitas Pendidikan Ganesha Rp891 juta, Politeknik Pertanian Negeri Pangkanjene Kepulauan Rp890 juta, Universitas Mahasaraswati Denpasar Rp880 juta, dan Universitas Negeri Semarang Rp861 juta.

    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id