Unair Ciptakan Aplikasi Permudah Mahasiswa Ujian Daring

    Muhammad Syahrul Ramadhan - 19 Maret 2020 11:49 WIB
    Unair Ciptakan Aplikasi Permudah Mahasiswa Ujian Daring
    Wakil Dekan I Dr. Endang Dewi Masithah, Ir., MP dan Arya Adi Budiman, S.Kom, Kasubbag Akademik SBAK FPK. Foto: Unair Dimar Herfano
    Jakarta:  Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga (Unair) menggunakan aplikasi android Sujana untuk melaksanakan Ujian Tengah Semester (UTS) secara daring. Aplikasi ini sudah digunakan dalam UTS yang dimulai sejak Senin, 16 Maret kemarin.

    Dikutip dari laman Unair, aplikasi ini diciptakan untuk memfasilitasi mahasiswa FPK dalam mengerjakan soal UTS secara daring.  Menyusul kebijakan pemerintah untuk belajar dari rumah sebagai bagian dari upaya menekan penyebaran coronavirus disease (covid-19).

    Selain bisa diakses melalui gawai berbasis android, Sujana yang berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) memiliki arti orang berbudi atau bijaksana ini juga bisa diakses di laman s.id/sujanasites melalui laptop atau personal computer (PC) masing-masing.

    Wakil Dekan I FPK Endang Dewi Masithah mengatakan, bahwa aplikasi Sujana merupakan cara jitu sebagai media ujian daring. Karena bisa mempersingkat rantai pekerjaan, baik dari pengadaan soal maupun pengoreksian soal.

    “Pengoreksian soal dalam bentuk LJK (Lembar Jawaban Komputer) berisiko tertukarnya nilai mahasiswa. Apabila satu mahasiswa kesalahan menuliskan identitas diri, menyebabkan urutan soal yang disusun setelah proses scanning akan teracak nilainya ketika mau penginputan nilai di cyber campus,” ujar Endang dikutip dari laman Unair, Jakarta, Kamis, 19 Maret 2020.

    Pencipta aplikasi, Arya Adi Budiman yang juga merupakan Kasubbag Akademik SBAK FPK mengatakan, awalnya Sujana dipergunakan untuk ujian dua mata kuliah saja, yaitu Teknologi Pakan Ikan serta Sosiologi dan Penyuluhan Perikanan. Namun kekinian setelah keluarnya surat edaran rektor terkait pembatasan kegiatan akademik selama dua minggu, maka pelaksanaan ujian daring dengan aplikasi tersebut digunakan untuk semua mata kuliah semester genap.

    Aplikasi, kata Arya, memang untuk mewujudkan konsep paperless. Dengan dosen cukup menyerahkan berkas soal ujian ke petugas pengadaan soal.

    “Tujuan awal saya buat ini untuk mengatasi permasalahan pengadaan ATK (alat tulis kantor). Dengan begitu konsep ujian kali ini mengarah ke konsep paperless,” papar Arya.

    Lebih lanjut ia menjelaskan dosen Penanggung Jawab Mata Kuliah (PJMK) bisa mendapatkan akses untuk memonitor ujian mata kuliah yang sedang berlangsung. Setelah ujian pun dosen bisa memberi nilai secara langsung.

    “Jika menggunakan paper, yang mengoreksi tendik (tenaga kependidikan) dengan sistem scanning LJK butuh waktu seminggu. Dengan aplikasi ini (Sujana) dosen PJMK bisa mengoreksi soal kurang dari seminggu,” jelasnya.

    Ia pun terus mengembangankan sistem ujian daring ini. Sehingga nantinya bisa dilakukan di dalam kelas dengan sistem multiple choices dan close books. Lalu apabila terjadi gangguan di tengah pengerjaan, mahasiswa bisa menyampaikan gangguan tersebut ke pengawas yang sedang menjaga ruangan.




    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id