UBL Jalin Kerja Sama Penelitian dengan Pemkab Nias Barat

    Arga sumantri - 04 Juni 2021 20:22 WIB
    UBL Jalin Kerja Sama Penelitian dengan Pemkab Nias Barat
    Prosesi simbolis kerja sama penelitian antara Universitas Budi Luhur (UBL) dengan Pemkab Nias Barat. Foto: UBL/Humas.



    Jakarta: Universitas Budi Luhur (UBL) menjalin kerja sama penelitian dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nias Barat, Sumatra Utara. Kerja sama penelitian ini meliputi tiga bidang, yakni pariwisata, pertanian, dan teknologi inovasi.

    "Harapannya rekomendasi itu untuk membangun Nias Barat. Kita bikin penelitian tujuannya kita untuk Tri Dharma karena masuk kategori riset," ujar Anggota Tim Peneliti UBL, Liza Dwi Ratna Dewi, melalui keterangan tertulis yang dikutip Jumat, 4 Juni 2021.

     



    Sebanyak enam dosen anggota tim peneliti UBL pun bertolak ke Nias Barat, pada Rabu, 2 Juni 2021. Tim peneliti UBL datang untuk mengambil data-data di lapangan seperti wawancara masyarakat, pelaku industri, dan Dinas Pariwisata Nias Barat.

    Baca: Peneliti UI: 14% Kalangan Dewasa Muda Depresi Akibat Pandemi

    Wakil Bupati Nias Barat Era-Era Hia menyambut baik kerja sama penelitian ini. Ia mengatakan, kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan penelitian, pengembangan, pengkajian, serta perekayasaan ilmu pengetahuan dan teknologi yang menghasilkan inovasi dalam perencanaan pembangunan daerah.

    Target kerja sama penelitian ini yaitu menghasilkan dokumen kajian ilmiah melalui penelitian dan rekomendasi pengembangan pengelolaan pariwisata, pemasaran produk pertanian dan perkebunan, perekayasaan teknologi dan inovasi daerah.

    "Kami mengucapkan selamat datang kepada Tim Peneliti dari Universitas Budi Luhur yang telah bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Nias Barat untuk melakukan penelitian dan pengembangan di bidang pariwisata, pertanian, perkebunan dan pangan serta bidang teknologi dan inovasi," ujar Era-Era Hia.

    Baca: Dosen Undip Kembangkan Aplikasi untuk Cek Kualitas Daging Sapi

    Kabupaten Nias Barat memiliki banyak potensi alam khususnya sektor pariwisata. Namun, potensi pariwisata tersebut belum optimal karena kurangnya promosi terhadap destinasi wisata seperti infrastruktur yang kurang memadai, kurangnya fasilitas, sarana dan prasarana.

    Di bidang pertanian, saat ini hasil produksi pertanian masih dalam tahap penjualan bahan baku mentah yang mengakibatkan rendahnya pendapatan masyarakat petani. Sehingga, tingkat produksi dan produktivitasnya relatif masih rendah dan belum bisa mencapai hasil yang maksimal.

    Dalam bidang tekhnologi dan inovasi, diharapkan dapat mendorong kerja sama antar masyarakat, pengguna teknologi dan perguruan tinggi untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan mendistribusikan teknologi.

    Kerja sama ini diharapkan menjadi dasar perbaikan dan pengembangan pariwisata, pertanian dan teknologi dan inovasi. Selain itu, penelitian ini juga dapat memberi sumbangsih bagi peningkatan kualitas pendidikan dan menawarkan solusi bagi permasalahan masyarakat Kabupaten Nias Barat.

    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id