Produksi Rapid Antigen CePAD Capai 500 Ribu Unit per Bulan

    Ilham Pratama Putra - 07 Januari 2021 14:17 WIB
    Produksi Rapid Antigen CePAD Capai 500 Ribu Unit per Bulan
    Rapid antigen CePAD buatan Unpad. Foto: Dok. Unpad
    Jakarta:  Indonesia telah memiliki alat tes rapid antigen CePAD. Alat tes cepat covid-19 buatan Universitas Padjadjaran (Unpad) tersebut telah mendapat izin edar dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pada November 2020 lalu.

    Menterian Riset dan Teknologi/ Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/Kepala BRIN) Bambang Brodjonegoro berharap CePAD semakin masif digunakan. Terlebih kemampuan produksi alat itu disebut bisa mencapai 500 ribu unit per bulan.

    "Saat ini sudah bisa produksi 500.000 unit per bulan ya. Jadi untuk memenuhi kebutuhan rapid antigen itu sudah sangat bisa," terang Bambang dalam Konferensi Pers Virtual Penyerahan GeNose, Kamis, 7 Januari 2021.

    Bambang menyebut, alat ini dapat menggantikan alat tes rapid antibodi yang ada saat ini. Sekaligus CePAD juga akan mengurangi ketergantungan alat rapid antigen dari luar negeri.

    Baca juga:  Kemenko PMK Harap GeNose dan CePAD Segera Dimanfaatkan

    Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy juga mengapresiai lahirnya CePAD. Dia mengatakan, CePAD bakal direkomendasikan penggunaannya untuk melakukan tracing dan tracking covid-19.

    "Saya kira ini adalah salah satu jenis rapid yang sekarang paling direkomendasikan dan dianggap sebagai salah satu metode yang tingkat akurasinya lebih baik atau mungkin sementara yang terbaik," ungkap Muhadjir.

    Dia berharap alat ini juga dapat membantu memetakan secara detail sebaran covid-19. Baik secara agregat nasional maupun secara parsial di tempat-tempat tertentu.

    "Ini upaya kita untukdapat mencegah, mengatasi, dan menumpas wabah covid-19 di Indonesia agar bisa dilaksanakan dengan baik," pungkasnya.


    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id