7 Organisasi Riset di BRIN Terbentuk, Ini Daftarnya

    Antara - 15 September 2021 16:37 WIB
    7 Organisasi Riset di BRIN Terbentuk, Ini Daftarnya
    Kepala BRIN Laksana Tri Handoko. Tangkapan layar.



    Jakarta: Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengatakan sudah terbentuk tujuh Organisasi Riset (OR) untuk menjalankan aktivitas riset di lingkungan BRIN. Jumlah organisasi riset masih akan bertambah.

    "Terkait aktivitas riset, akan dilakukan dan dieksekusi oleh organisasi riset," kata Kepala BRIN Laksana Tri Handoko dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, 15 September 2021,

     



    Tujuh organisasi riset (OR) tersebut adalah OR Tenaga Nuklir, OR Penerbangan dan Antariksa, OR Pengkajian dan Penerapan Teknologi, OR Ilmu Pengetahuan Hayati, OR Ilmu Pengetahuan Kebumian, OR Ilmu Pengetahuan Teknik, dan OR Ilmu Pengetahuan Sosial Humaniora.

    Handoko menuturkan untuk organisasi riset yang lain, saat ini sedang dalam tahapan perencanaan dan pembahasan bersama dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

    "Kita juga masih menunggu kepastian terkait pengalihan program dari berbagai unit penelitian dan pengembangan K/L. Prosesnya sedang dilakukan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional dan Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Anggaran," tutur Handoko.

    Baca: BRIN Tetapkan 15 Pejabat Kuasa Pengguna Anggaran

    Pembentukan organisasi riset dilakukan sejak proses integrasi empat lembaga pemerintah non kementerian (LPNK) dan 44 unit penelitian dan pengembangan yang tersebar di kementerian/lembaga lain. Empat LPNK itu adalah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) dan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan).

    Sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 78 Tahun 2021 yang telah dilansir pada 24 Agustus 2021, struktur organisasi BRIN terdiri dari kepala BRIN, wakil kepala BRIN, inspektorat utama dengan tiga inspektorat, sekretariat utama dengan lima biro, dan tujuh deputi. Kemudian, tiga unit pendukung yaitu Pusat Data dan Informasi (Pusdatin), Pusat Pelayanan Teknologi (Pusyantek), dan Politeknik Teknologi Nuklir.

    "Ketujuh deputi akan fokus untuk melakukan pelayanan eksternal dan terkait infrastruktur riset. Sedangkan sekretariat utama akan melayani pelayanan administrasi dan internal, serta infrastruktur perkantoran," ujarnya.

    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id