Ingat! Orang yang Divaksin Belum Tentu Kebal Covid-19

    Ilham Pratama Putra - 22 Januari 2021 17:27 WIB
    Ingat! Orang yang Divaksin Belum Tentu Kebal Covid-19
    Ilustrasi. Medcom.id



    Jakarta: Ketua Tim Riset Uji Klinis Fase Tiga vaksin covid-19 Universitas Padjadjaran (Unpad) Kusnandi Rusmil menekankan para penerima vaksin harus tetap menerapkan protokol kesehatan. Mendapat vaksinasi bukan berarti tak bisa terpapar korona.

    "Orang yang divaksin itu belum tentu kebal (covid-19)," kata Kusnandi kepada Medcom.id, Jumat, 22 Januari 2021.






    Kusnandi mengatakan, ada dua hal yang bisa membuat seseorang yang telah mendapat vaksin tetap bisa terpapar covid-19. Pertama, jumlah kuman yang masuk, dan kedua soal daya tahan tubuh.

    "Kalau daya tahan tubuh orang tersebut kurang sementara jumlah kuman yang masuk itu banyak, ya kena juga. Jadi enggak akan ada kebal 100 persen, tergantung orangnya," ungkapnya.

    Ia menjelaskan, tingkat efikasi vaksin Sinovac yang digunakan saat ini sebesar 65,3 persen. Artinya, orang yang diberi vaksin memiliki peningkatan imunitas sebesar 65,3 persen dibandingkan yang tak divaksin. 

    "Jadi dihitung-hitung tujuh per 810 (yang divaksin), dibanding 18 per 810 (yang diplasebo). 810 itu ada hitungannya itu. Nah kalau dibandingkan jadinya 65,3 persen, itu yang keluar efikasinya," bebernya.

    Baca: Tim Uji Klinis: 25 Relawan Vaksin Sinovac Positif Covid-19

    Dia mengatakan jika tingkat efikasi itu dapat berubah sewaktu-waktu. Sebab, uji klinis masih terus dilakukan. Namun demikian, sesuai standar organisasi kesehatan dunia (WHO), dalam keadaan pandemi, vaksin yang memiliki tingkat efikasi di atas 50 persen bisa digunakan.

    "Selesai penelitian bulan Juni, enam bulan lagi. Ini masih berjalan," ujarnya. 

    Secara keseluruhan, jumlah relawan vaksin ada 1.620 orang. Namun, yang hanya menerima suntikan vaksin Sinovac dosis ke dua hanya 1.609 orang. Sisanya, 11 orang tidak datang dengan alasan pindah tempat kerja dan lain sebagainya.

    Ia mengonfirmasi 25 orang relawan vaksin positif covid-19. Namun, dia menjelaskan, dari 25 relawan itu sebenarnya hanya ada tujuh orang yang diberikan vaksin Sinovac, sisanya disuntik plasebo atau air biasa.

    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id