Kebijakan Baru WhatsApp, Ini Pendapat Pakar Siber Unpad

    Arga sumantri - 14 Januari 2021 10:02 WIB
    Kebijakan Baru WhatsApp, Ini Pendapat Pakar Siber Unpad
    Ahli hukum siber Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran (Unpad) Sinta Dewi. Foto: Dok Unpad
    Bandung: Kebijakan privasi baru pada aplikasi pesan singkat WhatsApp baru-baru ini menjadi sorotan. Masyarakat maupun pemerintah diharapkan semakin menyadari mengenai pentingnya pelindungan data pribadi.

    Ahli hukum siber Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran (Unpad) Sinta Dewi menanggapi kebijakan baru WhatsApp tersebut. Jika dilihat, kebijakan ini, kata dia, merupakan upaya WhatsApp untuk melakukan transparansi menuju layanan pesan bisnis. Hanya data-data tertentu yang akan dibagikan WhatsApp ke Facebook.

    "Namun, sebetulnya ini juga jadi pertanyaan, apakah itu benar atau enggak," ungkap Sinta mengutip siaran pers Unpad, Kamis, 14 Januari 2021.

    Baca: Epidemiolog Unair Beberkan Keunggulan Vaksin Sinovac

    Menurut dia, dampak dari kebijakan baru tersebut, sejumlah pengguna WhatsApp memilih beralih ke aplikasi pesan singkat lainnya. Aplikasi Telegram, misalnya, mengklaim bahwa mereka sangat melindungi data privasi penggunanya.

    Sinta mengatakan, peralihan pengguna ini merupakan bentuk persaingan dari para layanan pesan instan. Pelindungan data menjadi jualan para penyedia layanan.

    "Dari sisi hukum, privasi itu sekarang sebagai barang untuk promosi. Kalau perusahaan tidak menjaga privasi, maka tidak akan ada kepercayaan dari para penggunanya," ujar Sinta.

    Secara hukum, kata dia, setiap data pribadi yang dikoleksi perusahaan hanya boleh dibuka dan digunakan oleh pemiliknya. Data privasi tidak boleh digunakan untuk tujuan lain tanpa sepengetahuan pemiliknya, apalagi sampai digunakan pihak lain.
     



    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id