Unpad Teliti Manfaat Lengkuas Hingga Sirih untuk Covid-19

    Citra Larasati - 13 Mei 2020 14:39 WIB
    Unpad Teliti Manfaat Lengkuas Hingga Sirih untuk Covid-19
    Kampus Unpad. Foto: Dok.Unpad
    Jakarta:  Guru Besar Departemen Kimia Universitas Padjadjaran (Unpad) Prof. Dr. Tati Herlina melakukan penelitian terkait potensi metabolit sekunder dari tanaman Indonesia dalam menurunkan morbiditas dan mortalitas (angka kesakitan dan kematian) akibat covid-19.

    Latar belakang penelitian ini didasarkan pada sifat dari penyakit Covid-19 yang berpotensi meningkatkan morbiditas pada penderitanya. Tati mengatakan, meskipun virus korona (covid-19) ini menyerang pernapasan, namun ternyata efeknya bisa sampai ke ginjal dan organ lain. 

    Gagal ginjal akut menjadi salah satu penyebab utama pada kasus gawat darurat Covid-19 yang berujung pada morbiditas dan mortalitas di rumah sakit.  Penyebabnya diprediksi karena sepsis yang berujung pada sindrom badai sitokin.

    “Salah satu penyebab sepsis adalah aktivasi xantin oksidase oleh virus SARS-Cov-2 sehingga menghasilkan asam urat dan radikal bebas,” kata Tati dalam keterangannya, Rabu. 13 Mei 2020.

    Baca juga:  Obat Antikorona Herbal Didorong Segera Uji Klinis

    Terkait hal itu, Tati telah meneliti sejumlah tanaman lokal Indonesia. Hasilnya, tanaman lokal Indonesia kaya akan inhibtor (penghambat) xantin oksidase. 

    Sejumlah tanaman lokal yang sudah diteliti antara lain binahong, tempuyung, kunyit hitam, lengkuas, hingga sirih. Dijelaskan Tati, tumbuhan Indonesia yang mengandung metabolit sekunder golongan fenolik, flavonoid mempunyai aktivitas inhibitor xantin oksidase yang dapat menurunkan badai sitokin. 

    “Namun, kami dari peneliti bahan alam masih membutuhkan kolaborasi lebih lanjut,” kata Tati.



    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id