comscore

IPB Punya 3 Anggrek Jenis Baru, Salah Satunya Dinamakan Rektor IPB Arif Satria

Renatha Swasty - 30 Maret 2022 17:13 WIB
IPB Punya 3 Anggrek Jenis Baru, Salah Satunya Dinamakan Rektor IPB Arif Satria
Rektor IPB, Arif Satria bersama anggrek jenis baru Dendrobium Arif Satria. DOK IPB
Jakarta: Sekolah Vokasi IPB University bekerja sama dengan Nusantara Agri Persada (Nusada Anggrek) dan DD Orchid Nursery mengembangkan tiga jenis anggrek baru. Salah satu anggrek diberi nama Arif Satria, rektor IPB.
 
Ketiga anggrek tersebut, ialah Dendrobium Arif Satria, hasil silangan dari Gerardo Nandivardhana dan Heart of Northoaks Primary. Lalu, Dendrobium Neno Beauty, hasil silangan Nindii dan Wira Pride. Kemudian, Dendrobium IPB Vocational College, hasil silangan Husmadi dan Jeffrey Tan.
 
Penyilangan anggrek ini membutuhkan proses yang panjang dan memakan waktu yang tidak sebentar. Perakitan jenis anggrek membutuhkan waktu 5 sampai 6 tahun hingga launching saat ini,” kata Dekan Sekolah Vokasi IPB University, Arief Daryanto, dalam keterangan tertulis, Rabu, 30 Maret 2022.
 
Arief menjelaskan ketiga anggrek itu dirakit dari golongan Dendrobium Section Spatulata/Antelope Type yang menggambarkan ciri khas anggrek Indonesia, khususnya anggrek endemik Papua. Masing-masing anggrek mengangkat warna utama berbeda untuk menggambarkan keberagaman unsur Indonesia.
 
“Ketiga anggrek ini sudah diregister di Lembaga Royal Horticultural Society (RHS) yang berbasis di London dan telah terverifikasi. Sudah sertifikat resmi sebagai jenis tanaman baru yang berlaku tanpa kedaluwarsa dan diakui secara internasional,” papar dia.  

Arief menyebut penyilangan anggrek ini berangkat dari perspektif konsumen terhadap anggrek, yakni indah, tangkai kuat, bulat, warna menarik, dan masa berbunga 1-2 bulan. Sekolah Vokasi IPB University melalui teaching factory lalu mulai mengembangkan komoditi anggrek, baik komersial maupun eksklusif.
 
Sekolah Vokasi IPB University juga menerima hibah dari DD Orchid Nursery yakni Dendrobium Strebloceras Varietas King Giant, spesies asal Papua berusia 10-15 tahun.  "Kami mendapatkan hibah dari Pak Dedek Setia Santoso, owner DD Orchid Nursery, Kota Batu Jawa Timur, untuk kepentingan edukasi, konservasi serta pemuliaan tanaman," beber Arief.
 
Rektor IPB University Arif Satria menuturkan selama ini pihaknya fokus pada agrikultur dan tani atau pangan. Namun, bukan berarti dengan adanya tanaman hias, pihaknya melupakan pangan.
"Tidak seperti itu, karena pangan itu wajib. Jadi, itu step yang harus dilalui, karena itu penting buat masyarakat," tutur dia.
 
Arif berharap Sekolah Vokasi IPB ke depan dapat berkarya mandiri dan memberikan hal lebih bagi dunia anggrek. Dia juga mengapresiasi semua pihak yang terlibat mulai Sekolah Vokasi IPB University, DD Orchid Nursery, dan Nusantara Agri Persada yang berhasil merilis ketiga anggrek ini.

"Semoga Sekolah Vokasi IPB University ke depan dapat berkarya dengan mandiri dan memberikan impact lebih bagi dunia anggrek," kata Arif.

Sementara itu, Direktur PT Mitra Natura Raya yang juga pengelola Kebun Raya Bogor, Aulia Mahariza, menargetkan Griya Anggrek di Kebun Raya Bogor tidak hanya untuk bisnis atau finansial. Tetapi juga untuk experience dan edukasi bidang pertanian.

“Kami dapat bekerja sama dengan Sekolah Vokasi IPB University untuk pengembangannya,” ujar dia.
 
GM Corporate Communication TP Mitra Natura Raya Kebun Raya Bogor, Zaenal Arifin, menyambut gembira peluncuran tiga jenis anggrek baru itu di Kebun Raya Bogor. "Sebagai informasi tambahan, Griya Anggrek Kebun Raya Bogor saat ini masih dalam proses finishing sebelum di-launching pada 22 Mei 2022,” ujar Zaenal.

Baca: Budi Daya Anggrek Buat Pemuda Mamasa Untung Ratusan Juta Rupiah
 

(REN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id