Alumnus IPB Kembangkan Ubi Jalar di Afrika untuk Cegah Stunting

    Citra Larasati - 25 September 2020 16:45 WIB
    Alumnus IPB Kembangkan Ubi Jalar di Afrika untuk Cegah <i>Stunting</i>
    Alumnus Institut Pertanian Bogor (IPB), Erna Abidin. Foto: Dok. IPB
    Jakarta:  Alumnus Institut Pertanian Bogor (IPB), Erna Abidin berhasil mengembangkan ubi jalar oranye sebagai bahan makanan untuk balita di Malawi (Afrika Timur), Burkina Faso dan Nigeria (Afrika Barat). Erna melakukan intervensi pada pola konsumsi balita negara tersebut dengan memanfaatkan ubi jalar untuk mencegah stunting.

    "Ada hasil breeding/penyilangan yang dilakukan di Ghana dan Burkina Faso, di mana proyek saya juga menyumbang dalam program diseminasi untuk stek-stek varietas baru baik di Ghana maupun di Burkina Faso," ungkap Erna, dalam keterangannya, Jumat, 25 September 2020.

    Lebih lanjut Erna mengatakan, bahwa amanah keilmuannya dalam mendalami ubi jalar memanggilnya untuk membantu masyarakat di benua Afrika.  Erna menggunakan teknik biologi molekuler yang merupakan prinsip-prinsip dari bioteknologi.

    Dari sini dapat ditelusuri dari mana asal ubi-ubi tersebut.  Kiprah Erna di Afrika berawal dari profesinya sebagai seorang educator di Uganda (1994-2001), lalu melanjutkan sebagai peneliti di sebuah non governmental organization (NGO) bernama Reputed Agriv 4 Dev Stichting and Foundation.

    "Niat Saya yang sederhana untuk memulai perjuangan di benua Afrika. Saya ingin berkontribusi bagi kehidupan umat manusia," tuturnya.

    Baca juga:  Guru Besar UGM Prediksi Pandemi Berakhir Februari 2021

    Dengan dukungan dari pemerintah di negara-negara tersebut, berdasarkan laporan dari FAO, Erna berhasil memberikan hasil yang nyata. Program pengembangan ubi jalar untuk pencegahan stunting di Afrika ini dijalankan Erna selama 4,5 tahun.

    “Ada banyak potensi pertanian di Afrika yang bisa dikembangkan. Oleh karena itu banyak daerah yang memerlukan ahli-ahli pertanian. Saat ini Sustainable Development Goals (SDGs) menekankan pada partnerships yaitu membawa private sector untuk terlibat dalam pembangunan pertanian,” ujar alumnus Fakultas Pertanian IPB ini.

    Erna berharap banyak generasi muda, terutama lulusan IPB University, yang mau berkiprah di Afrika. Dengan berkiprah di luar negeri, generasi muda dituntut untuk bisa bekerja keras dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi.

    "Kreativitas akan muncul bila dikombinasikan dengan ilmu, pengalaman dan tantangan yang ingin dicoba untuk dipecahkan," pesannya

    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id