Guru Dinilai Mabuk Metode Mengajar

    Ilham Pratama Putra - 13 November 2020 20:29 WIB
    Guru Dinilai Mabuk Metode Mengajar
    Koordinator Perhimpunan untuk Pendidikan dan Guru (P2G) Satriwan Salim. Zoom
    Jakarta: Koordinator Perhimpunan untuk Pendidikan dan Guru (P2G) Satriwan Salim mengatakan saat ini dunia pendidikan kebanjiran metode pembelajaran. Guru disebut kebingungan metode mengajar seperti apa yang harus betul-betul dipelajari.

    "Guru mabuk metode. Padahal metode mengajar itu yang terpenting hanya pedagogi," terang Satriwan dalam webinar Kupas Tuntas Persoalan Rekrutmen dan Kompetensi Guru, Jumat, 13 November 2020.

    Namun, menurutnya, banyak guru yang tidak memahami pedagogi. Padahal, pedagogi adalah ilmu dasar bagi guru untuk memahami dan menghadapi anak didik di dunia pendidikan.

    Baca: Pengamat: Jakarta Belum Layak Belajar Tatap Muka

    Ia menambahkan, pemahaman tentang pedagogi juga tidak masif diberikan pada calon guru. Misalnya, tidak ada penguatan pedagogi di kampus-kampus pencetak guru di Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK).

    "Ya sekarang metode mengajar ya lihat YouTube saja cukup. Padahal, bukan seperti itu gaya cara mengajar," terang Satriwan.

    Pembekalan guru, kata Satriwan, menjadi hal penting. Apalagi, saat ini Indonesia sejatinya tengah kekurangan guru.

    "Kita itu kekurangan guru sampai satu juta guru. Dan di saat yang bersamaan menjadi guru ini satu persoalan, sulit sekali pola rekrutmen guru kita sangat kompleks," ungkapnya.

    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id