Gunung Kidul Mulai Uji Coba PTM Terbatas

    Antara - 14 September 2021 19:54 WIB
    Gunung Kidul Mulai Uji Coba PTM Terbatas
    Ilustrasi. Foto: MI/Andri Widiyanto



    Gunung Kidul: Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mulai melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM). Sebab, wilayah tersebut masuk zona Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3.

    Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunung Kidul Ali Ridlo mengatakan, pihaknya sudah mengeluarkan surat edaran PTM terbatas pada Senin, 13 September 2021.

     



    "Hari ini, semua sekolah tingkat taman kanak-kanak, sekolah dasar, hingga sekolah menengah pertama telah melaksanakan uji coba PTM. PTM semua PAUD, SD, SMP. Tapi terkait jadwal dan jumlah jam pelajaran itu diserahkan kepada satuan pendidikan," kata Ali di Gunung Kidul, Selasa, 14 September 2021.

    Ia mengatakan, PTM tingkat SD hingga SMP menerapkan 50 persen dari kapasitas setiap kelas. Sedangkan, untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menerapkan 33 persen dari kapasitas per kelas.

    "Tadi saya mengecek ke SD Kemiri 1 Tanjungsari sudah masuk, tapi tidak semua anak masuk. Jadi kemarin kelas yang besar masuk, kemudian kelas berikutnya begitu," terangnya.

    Baca: Nadiem Fokus Kembalikan Anak Tatap Muka di Sekolah

    Ali menyebut berani menggelar PTM karena capaian vaksinasi covid-19 untuk remaja di Gunung Kidul hampir 80 persen. Terlebih, semua guru dan tenaga pendidik sudah mendapat vaksinasi covid-19. "Kalau dari data yang kami terima, untuk 12 tahun ke atas 76 persen lebih," katanya.

    Meski telah melaksanakan PTM terbatas, Ali mengaku PTM bisa terselenggara jika orang tua murid setuju. Apabila ada orang tua murid tidak setuju, pihaknya bisa memberikan pembelajaran jarak jauh.

    "Kalau orang tua minta pembelajaran jarak jauh, tetap kami layani. Kalau orang tua semua sepakat menghendaki pembelajaran tatap muka dan sekolah siap, kami selenggarakan PTM terbatas," jelasnya.

    Ali mengatakan acuan pelaksanaan PTM tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 42 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4, Level 3, Dan Level 2 Corona Virus Disease 2019 di wilayah Jawa dan Bali. Durasi pembelajaran murid selama PTM terbatas menyesuaikan masing-masing sekolah.

    Baca: Kediri Mulai Gelar PTM Terbatas

    "Kami hanya meminta pertemuan tatap muka tidak berlangsung lama-lama dan jangan dibebani dengan hal-hal yang berat, karena sudah setahun lebih tidak bertemu," ungkapnya.

    Sementara itu, salah satu orang tua murid SD Negeri Paliyan 4, Ganjar Fitriana, mengaku senang anaknya bisa kembali sekolah seperti biasa. PTM akan mengurangi intensitas anaknya dalam mengoperasikan telepon genggam atau android.

    "Saya sangat senang, kalau belajar dari rumah tidak maksimal, lebih banyak bermainnya dibandingkan belajarnya," kata Fitriana.

    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id