Pandemi Korona Mempersatukan Penulis Indonesia

    Medcom - 17 Mei 2020 23:06 WIB
    Pandemi Korona Mempersatukan Penulis Indonesia
    Ilustrasi/Medcom.id
    Jakarta: Pandemi virus korona (covid-19) mempererat hubungan antarpenulis buku. Terbukti, dua bulan lebih wabah berlangsung, para penulis bersatu dan menghasilkan buku berjudul Kemanusiaan pada Masa Wabah Corona melalui wadah perhimpunan Satupena.

    "Sejarah penulis di Tanah Air memperlihatkan kecenderungan terpisah dalam beragam aliran, genre, paham, dan sikap politik. Bahkan kerap berkonflik secara terbuka di media," kata Ketua Umum Satupena, Nasir Tamara, menggambarkan palagan di ranah kepenulisan buku, Minggu, 17 Mei 2020.

    Tak dinyana, pagebluk ternyata mempersatukan para penulis buku. Mereka rela menyisihkan sementara perbedaan pendapat dan bersama-sama menuangkan gagasan dan pikiran seputar hawar ini.

    Buku Kemanusiaan pada Masa Wabah Corona merupakan kumpulan pemikiran 110 penulis. Buku ini diharapkan bisa membantu menepis kegalauan masyarakat yang saat ini hidup terisolasi.

    "Saya sangat senang karena buku ini terbit bersamaan dengan puncak peringatan Hari Buku Internasional," ujar Nasir.

    Buku yang diterbitkan Penerbit Balai Pustaka ini juga merupakan bentuk kebersamaan seluruh anggota penulis Satupena dalam menghimpun ide yang bernas dalam menyikapi wabah korona. Nasir mengatakan semua penulis bekerja suka rela.
    Pandemi Korona Mempersatukan Penulis Indonesia
    Sampul buku Kemanusiaan pada Masa Wabah Corona

    Direktur Utama Penerbit Balai Pustaka Achmad Fachrodji mengatakan para penulis menggarap karyanya secara sungguh-sungguh. Buku ini, menurutnya, reflektif, ilmiah, dan analitik. 

    "Selain itu, ada juga unsur jenaka sekaligus puitis. Buku ini akan menjadi referensi bagi bangsa Indonesia dan kemanusiaan universal," kata dia.

    Buku setebal hampir seribu halaman ini diisi para penulis profesional yang bekerja sebagai ilmuwan, dosen, peneliti, ahli biografi, penulis buku anak, penyair, hingga agamawan dari berbagai usia. Karya-karya mereka selama ini dikenal luas dan banyak menerbitkan buku dan menulis di berbagai media    dalam rentang waktu yang panjang.

    Di antara mereka adalah Arahmaiani, Azyumardi Azra, Nasir Tamara, Hera Supolo Sudoyo, Akmal Nasery Basral, Komaruddin Hidayat, Tommy F Awuy, Mikke Susanto, Asma Nadia, Murti Bunanta, Connie Rahakundini, Ilham  Bintang, Putu Setia, Alberthiene Endah, Fonny Poyk, dan Artie Ahmad.

    Satupena adalah organisasi yang aktif dalam menginisiasi berbagai aktivitas kepenulisan, perbukuan melalui berbagai seminar, diskusi, dan pameran buku baik dalam maupun luar negeri.



    (UWA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id