Fenomena Kekerasan di Sekolah Bersumber dari Rumah

    Ilham Pratama Putra - 27 Februari 2020 17:05 WIB
    Fenomena Kekerasan di Sekolah Bersumber dari Rumah
    Ilustrasi. Foto: MI/Ramdani
    Jakarta:  Kekerasan di sekolah semakin marak terjadi. Anggota Komisi X DPR RI, Ledia Hanifa, menyebut fenomena ini bersumber dari buruknya pola pendidikan anak di rumah.

    "Pendidikan di rumah sebetulnya menjadi kunci. Kalau anak di rumah setiap kali selalu jadi sasaran kemarahan orang tua, tentu anak cari tempat pelampiasan," kata Ledia kepada Medcom.id, Kamis 27 Februari 2020.

    Perlakuan anak di rumah itulah yang juga harus menjadi perhatian orang tua, guru Bimbingan Konseling dan pendidik di sekolah.  Menurutnya kekinian, banyak anak yang tidak punya tempat berkomunikasi dengan baik, dengan nyaman di rumah.

    "Ada rasa tidak dihargai, bagaimana mereka tumbuh dan berkembang, bagaimana kemudian menggali kemampuan anaknya dalam keluarga, itu bisa menyebabkan mereka melampiaskannya di luar," sambung Ledia.

    Baca juga:  Sekolah Diimbau Bentuk Tim Pencegahan Kekerasan

    Saat itulah, menurutnya terjadi kasus perundungan. Ledia menyebut, hal inilah yang harus segera disadari sekolah juga keluarga.

    "Makanya pendidikan di keluarga jadi satu kata kunci, bagaimana orang tua bisa jadi teladan yang baik buat anak-anaknya," jelasnya.

    Keluarga dan sekolah harus melakukan harmonisasi. Sebab keduanya sangat berpengaruh terhadap perilaku anak.

    "Yang sehari-hari di rumah orang tuanya, yang sehari-hari di sekolah gurunya, kalau mereka (anak-anak) enggak mendapatkan pendidikan yang baik di kedua belah pihak ini, itu yang menjadi pemicu," tandasnya.



    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id