Angket Komisioner KPAI Retno Listyarti

    Masih Ada Covid-19, Orang Tua Tak Setuju Sekolah Dibuka

    Ilham Pratama Putra - 03 Juni 2020 15:47 WIB
    Masih Ada Covid-19, Orang Tua Tak Setuju Sekolah Dibuka
    Ilustrasi. Medcom.id
    Jakarta: Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) bidang Pendidikan Retno Listyarti melakukan angket terkait wacana pembukaan sekolah. Sebanyak 66 persen dari total orang tua yang berpartisipasi dalam angket tersebut menyatakan tak setuju sekolah dibuka saat tahun ajaran baru 2020/2021, 13 Juli 2020.

    "Yang tidak setuju sebanyak 66 persen atau sebanyak 129.397 orang tua," kata Retno dalam konferensi video, Rabu, 3 Juni 2020.

    Retno menjelaskan orang tua yang tidak setuju itu lantaran masih tingginya kasus virus korona covid-19 di Indonesia. Orang tua juga khawatir anak mereka terinfeksi ketika menuju dan pulang sekolah.

    "Selain itu keberadaan wastafel juga minim, sabun cuci, tisu juga sangat jarang. Toilet yang tidak bersih dan air yang terbatas juga jadi alasan orang tua tidak setuju," lanjutnya.

    Baca: Jawa Barat Rekomendasikan Pembukaan Sekolah Bertahap

    Survei yang dilakukan Retno, orang tua ingin sekolah dibuka setelah ada kajian mendalam dan rekomendasi. Baik itu rekomendasi dari pakar epidemiologi dan gugus tugas covid-19.

    "Atau paling tidak menunggu hingga tidak ada kasus baru covid di daerah selama dua minggu," ujarnya.

    Ada 66.609 orang tua yang setuju anak mereka kembali ke sekolah. Jumlah ini setara 34 persen dari keseluruhan responden.

    Orang tua yang setuju sekolah dibuka memiliki berbagai alasan. Mulai dari kejenuhan mendampingi anak belajar di rumah, hingga kesulitan membeli kuota internet dan memiliki perangkat pendukung belajar daring.

    "Selain itu orang tua kasihan anak mereka matanya lelah karena berhadapan dengan gadget selama PJJ. Tugas mereka juga terlalu banyak dan berat," ujarnya.

    Jajak pendapat melalui penyebaran angket ini dilakukan Retno di lama facebook pribadinya dan merupakan bagian riset advokasi. Namun, rapat pleno Komisioner KPAI menolak hal ini sebagai data lembaga karena sifatnya baru uji coba.

    "Namun, atas nama hak publik untuk tahu hasilnya, terutama penghargaan saya pribadi kepada ratusan ribu orang tua, siswa, dan guru yang sudah berpartisipasi, maka saya memutuskan membuka hasil angket ini," paparnya.

    Retno menyatakan, angket ditutup pada Kamis, 28 Mei 2020. Selama 32 jam dibuka, ada 9.643 siswa yang berpartisipasi mengisi angket tersebut. Sedangkan dari kalangan guru, sebanyak 18.111 orang. Angka partisipasi kalangan orang tua siswa mencapai 196.559 orang.



    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id