Festival Sains dan Budaya 2020

    Raih Emas ISPO, Tim MAN 1 Kudus Berpeluang ke Amerika

    Muhammad Syahrul Ramadhan - 24 Februari 2020 12:25 WIB
    Raih Emas ISPO, Tim MAN 1 Kudus Berpeluang ke Amerika
    Tim Riset MAN 1 Kudus di ajang ISPO 2020. Foto: Dok. MAN 1 Kudus
    Jakarta:  Tim Riset Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kudus BABL-CAF berhasil mendulang medali emas dalam Indonesian Science Project Olimpiade (ISPO) ke-12 tahun 2020.  Medali emas ini menambah catatan apik mereka, setelah sebelumnya mendapatkan Bronze Medal di ajang Thailand Inventors Day dan Malaysia Technology Expo (MTE) beberapa waktu lalu.

    Tim beranggotakan siswi kelas XI Novilla Dwi Candra dan Indra Faizatun Nisa ini berhasil meraih emas di Bidang Biologi.  Berkat torehan apik ini, tim yang berada di bawah bimbingan Nurul Khotimah, dan Rahma Fortunawati ini diproyeksikan akan kembali mewakili Indonesia untuk mengikuti kompetisi sains internasional.  

    "Tim BABL-CAF ini yang meraih medali emas di bidang Biologi.  Selain medali, juga mendapatkan sertifikat dan uang pembinaan prestasi sebesar Rp5 juta.  Mereka juga diproyeksikan ikut pada ajang riset internasional di Amerika Serikat," terang Kepala MAN 1 Kudus Suhamto dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin, 24 Februari 2020.

    Sementara itu, terkait riset BABL-CAF: Beras Analog dari Biji Lamun (Enhalus Acoroider), Latoh (Caulerpa SP), dan Mocaf Kaya Antioksidan sebagai Sumber Makanan Pokok Sehat Masa Kini merupakan produk beras sehat masa kini yang diusung anak didiknya ini.

    Baca juga:  ISPO dan Osebi Selaras dengan Manajemen Talenta Nasional

    Nurul Khotimah mengatakan, idenya berawal dari tingginya konsumsi beras di Indonesia, tetapi tidak diimbangi produksi beras dalam negeri.  Beras analog dalam riset MAN 1 Kudus tersebut terbuat dari tepung mocaf, biji lamun dan latoh yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.

    "Kombinasi mocaf, biji lamun, dan latoh yang kaya akan antioksidan dan rendah glukosa itu mampu menghasilkan beras dengan kandungan nutrisi yang lebih tinggi dibanding beras konvensional, sehingga baik untuk dikonsumsi penderita diabetes," jelas Nurul.

    Tercatat, MAN 1 Kudus menurunkan dua tim dalam ISPO 2020. Tim kedua mereka adalah Kalimeta, yang beranggotakan siswi kelas X. Mereka di bawah bimbingan Arif Noor Adiyanto dan Yazida Rizkayanti.

    Keduanya meneliti tentang Karbon Aktif dari Lidah Mertua dan Ampas Tebu (Kalimeta) sebagai Adsorben (penyerap bau) pada Kandang Ayam Berbasis Arduina.  Tim Kalimeta berhasil keluar sebagai juara harapan I di bidang lingkungan.

    Baca juga:  Tekan Perundungan dengan Menggenjot Tradisi Berprestasi Siswa

    ISPO merupakan sebuah kegiatan olimpiade proyek penelitian dalam bidang sains, teknologi, lingkungan, dan komputer. Kegiatan ini diperuntukkan bagi para generasi muda Indonesia yang bersekolah di jenjang SMP/MTs, SMA/MA, dan SMK seluruh Indonesia.  ISPO digelar secara bersamaan dengan Olimpiade Seni dan Bahasa Indonesia (Osebi) di Festival Sains dan Budaya (FSB) 2020.

    Festival Sains dan Budaya (FSB) digelar di Sekolah Kharisma Bangsa, Pondok Cabe, Tangerang Selatan pada 21-23 Februari 2020. Kompetisi FSB merupakan penggabungan dari dua program besar Indonesia ISPO dan Osebi.  Tahun ini Festival Sains dan Budaya ini digelar dengan mengambil tema "Bangun Generasi Gemilang".


    (CEU)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id