Dana BOS Mulai Sampai di Rekening Sekolah di Jateng

    Mustholih - 19 Februari 2020 18:58 WIB
    Dana BOS Mulai Sampai di Rekening Sekolah di Jateng
    Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah, Jumeri, di Semarang, Jawa Tengah, Rabu, 19 Februari 2020. Foto: Medcom.id/Mustholih
    Semarang:  Sekolah-sekolah di Jawa Tengah mulai menerima transferan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari Pemerintah Pusat.  Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendapat bagian tugas mengawasi penggunaan dana BOS di masing-masing sekolah.

    "Sebenarnya status uang itu masih jadi APBD Jawa Tengah, tapi oleh Pemerintah Pusat ditransfer langsung ke sekolah. Nanti naskah perjanjian hibah oleh kita, pengawasan kita. (Penggunaan BOS) laporan ke kita, tapi uangnya langsung transfer," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah, Jumeri, Semarang, Jawa Tengah, Rabu, 19 Februari 2020.

    Menurut Jumeri, jumlah dana BOS yang masuk ke seluruh sekolah di Jawa Tengah mencapai triliunan rupiah. Uang itu, kata Jumeri, sudah ditransfer Pemerintah Pusat ke rekening masing-masing sekolah.

    "Sehingga sekolah-sekolah sudah punya duit untuk melayani mayarakat. Sudah ada uang," ujar Jumeri menegaskan.

    Jumeri mengatakan, besaran dana BOS yang diterima sekolah berbeda-beda, tergantung dari jumlah murid.  Dana BOS yang diterima setiap murid Sekolah Dasar Rp900 ribu,  Sekolah Menengah Pertama Rp1,1 juta, Sekolah Menengah Atas Rp1,5 juta, Sekolah Menengah Kejuruan Rp1,7 juta, dan Sekolah Luar Biasa Rp2 juta.

    "Jadi sekolah tinggal menghebatkan anak-anak," beber Jumeri.

    Jumeri menambahkan, sekolah-sekolah boleh menggunakan dana BOS untuk membayar honorer atau guru tidak tetap hingga 50 persen. Selain itu, dengan dana BOS, sekolah juga diperbolehkan membeli komputer lebih dari lima unit.

    "Ada juknisnya, cuma lebih longgar," ungkap Jumeri.

    Menurut Jumeri, sebenarnya sekolah-sekolah di Jawa Tengah sudah punya banyak uang untuk menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar. Selain BOS, setiap sekolah juga menerima dana Biaya Operasional Pendidikan (BOP), dan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (untuk sekolah swasta).

    "Dan itu besarannya naik terus. Apalagi honor GTT (Guru Tidak Tetap) di sekolah negeri ditarik ke provinsi semua," terang Jumeri.



    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id