Akses Internet ke Laman Kuliah Daring Kini Gratis

    Muhammad Syahrul Ramadhan - 25 Maret 2020 16:14 WIB
    Akses Internet ke Laman Kuliah Daring Kini Gratis
    Plt. Dikti Kemendikbud, Nizam. Foto: Humas Dikti
    Jakarta:  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan memberikan akses gratis ke laman pembelajaran daring untuk mahasiswa.  Baik itu laman belajar dari yang dikembangkan kampus maupun laman milik Pendidikan Tinggi (Dikti) Kemendikbud.

    Plt. Dikti Kemendikbud Nizam menyampaikan, pihaknya kini tengah menggandeng sejumlah provider telekomunikasi yang salah satunya merupakan anak perusahaan telekomunikasi plat merah Telkom, yakni Telkomsel. Ia menjelaskan, bahwa saat ini telah terkumpul data platform pembelajaran daring dari berbagai perguruan tinggi, nantinya para provider akan memberikan akses gratis melalui IP khusus perguruan tinggi.

    “IP address platform learning management system sudah kita daftarkan ke provider, supaya mahasiswa tidak dikenakan biaya saat mengakses platform pembelajaran daring yang disediakan kampus,” jelas Nizam, di Jakarta, Selasa, 24 Maret 2020.

    Selain bisa mengakses learning management system perguruan tinggi masing-masing, saat ini mahasiswa juga bisa mengakses sistem pembelajaran daring yang disediakan kampus lain melalui jejaring Sistem Pembelajaran Daring (Spada).  Hal ini guna mengantisipasi perguruan tinggi yang belum memiliki model pembelajaran daring.

    Lebih lanjut Nizam menjelaskan, pembelajaran daring juga bisa dilakukan secara berbagi dengan perguruan tinggi yang ada di daerah. Bisa dengan melakukan sendiri atau bergabung dengan yang sudah ada.

    "Misalnya kita memiliki Universitas Terbuka (UT) yang sudah terbiasa dengan melakukan pembelajaran daring, nanti perguruan tinggi lain juga dapat saling berkolaborasi dan sharing metode pembelajarannya," jelasnya.

    Baca juga:  Mahasiswa UGM: Empat Kali Kuliah Daring Habis 2GB

    Ketua Forum Dekan Teknik se-Indonesia (FDTI) periode 2019-2021 ini juga menyampaikan, di tengah situasi darurat seperti ini memang tidak melulu harus melakukan pembelajaran secara daring. Tapi juga bisa secara luring, yang mana itu dapat dilakukan dengan metode luring melalui pembelajaran kreatif sesuai semangat kebijakan kampus merdeka.

    Ia mencontohkan, mahasiswa dapat mengerjakan tugas mandiri ataupun proyek-proyek yang dapat menambah wawasan keilmuan. Tugas mandiri ini dapat dikaitkan dengan upaya penanggulangan pandemik virus Korona, misalnya mahasiswa prodi teknik kimia, belajar membuat hand sanitizer yang saat ini sangat dibutuhkan masyarakat.

    "Atau misalnya mahasiswa lain juga turut serta dalam pembuatan APD, untuk membantu para tenaga kesehatan. Banyak hal yang bisa dilakukan," ungkap Dekan Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada ini.



    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id