comscore

Pertama di Indonesia, Itera Buka Prodi Rekayasa Kosmetik

Citra Larasati - 15 Juni 2022 14:47 WIB
Pertama di Indonesia, Itera Buka Prodi Rekayasa Kosmetik
Kampus Itera. Foto: Dok. Itera
Jakarta:  Institut Teknologi Sumatera (Itera) resmi membuka Program Studi Sarjana (S1) Rekayasa Komestik. Program studi ini merupakan yang pertama di Indonesia.

Hal tersebut sesuai dengan terbitnya Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi nomor 337/E/O/2022 tentang Izin pembukaan Program Studi Rekayasa Kosmetik program sarjana pada Itera, yang disahkan 24 Mei 2022.
Pendirian Prodi Rekayasa Kosmetik merupakan hasil kerja sama Itera dengan PT Paragon Technology and Innovation (PTI) yang dikenal dengan beberapa brand kosmetiknya seperti Wardah, Make Over, dan Emina. Kolaborasi yang dimulai sejak tahun 2019 tersebut bertujuan untuk mendirikan program studi yang fokus di bidang kosmetik. 

Setelah resmi mendapatkan izin, Prodi Rekayasa Kosmetik Itera akan memulai menerima pendaftaran mahasiswa baru melalui beberapa jalur penerimaan mahasiswa tahun 2022 yaitu Seleksi Mandiri SMMPTN-Barat yang pendaftarannya telah dibuka 1 April – 27 Juni 2022, Ujian Saringan Masuk Prestasi Khusus (USM-PK) 11-19 Juli 2022, dan Ujian Saringan Masuk Prodi Baru (USM-Prodi Baru) 11-20 Juli 2022.

Rektor Itera, Mitra Djamal menyampaikan pendirian Prodi Rekayasa Kosmetik ini merupakan respons Itera terhadap kebutuhan sumber daya manusia terampil di bidang kosmetik yang saat ini banyak dibutuhkan. Salain itu, berdasarkan data dari Kementerian Perindustrian, permasalahan krusial dari industri kosmetik di Indonesia adalah kuatnya gempuran produk kosmetik dari luar negeri yang mendominasi pasar nasional.

Selain itu, industri kometik dalam negeri 90 persen masih mengandalkan bahan baku impor.  Padahal persediaan sumber daya alam di Indonesia sangat melimpah untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku produk kosmetik. Untuk itu, dibutuhkan para tenaga terampil dan ahli yang dapat memanfaatkan potensi tersebut. 

“Indonesia masih cukup tertinggal jauh perkembangan industri kosmetik dari negara lain karena masih kurangnya SDM yang mumpuni. Oleh sebab itulah Itera bersama PT Paragon Technology and Innovation hadir untuk membentuk SDM yang siap guna,” ujar Rektor Itera, Rabu, 15 Juni 2022.

Mitra menambahkan, pendirian prodi Rekayasa Kosmetik Itera juga didorong potensi sumber daya alam yang melimpah di Indonesia khususnya di Sumatra, sehingga perlu dimaksimalkan lagi agar memberikan manfaat dan kesejahteraan bagi masyarakat Sumatra dan Indonesia.

Plt. Kepala Jurusan Teknik Produksi dan Industri Itera, Deny Juanda Puradimaja mengatakan, prodi Rekayasa Kosmetik saat ini berada di bawah Jurusan Teknik Produksi dan Industri (JTPI) sub Jurusan Teknik Proses Hayati (JTPH).  Pembelajaran di prodi Rekayasa Kosmetik Itera berfokus pada proses pembuatan dan pengembangan kosmetik dimulai dari hulu hingga ke hilir.

Selain itu, prodi Rekayasa Kosmetik Itera juga menawarkan spesialisasi ilmu kerekayasaan, formulasi, analisis, pengembangan dan pemasaran produk kosmetik yang tidak ada di institusi lainnya di Indonesia. Lebih lanjut, prodi Rekayasa Kosmetik ITERA memiliki sasaran untuk menghasilkan lulusan yang menjanjikan.

Di antaranya sebagai analis laboratorium kosmetik, peneliti, wirausahawan, dan berbagai profesi lainnya. Mahasiswa juga diarahkan untuk dapat memiliki produk yang akan ia kembangkan setelah lulus, sehingga tidak hanya skripsi melainkan mahasiswa memiliki kebanggaan tersendiri dengan menciptakan suatu produk kosmetik.

“Bersama dosen-dosen muda yang energik dengan latar belakang pendidikan dan bidang penelitian yang mendukung, pencapaian kompetensi lulusan merupakan salah satu faktor kunci dalam memberikan bimbingan yang terbaik bagi mahasiswa Rekayasa Kosmetik Itera,” tambah Deny.

Baca juga:  ITS Buka Prodi S1 Teknologi Kedokteran Lewat Seleksi Mandiri dan Kemitraan
 

(CEU)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id