comscore

Cegah Pelecehan Seksual Berulang, Unsri Bentuk Satgas Libatkan Mahasiswi

Antara - 13 Desember 2021 10:58 WIB
Cegah Pelecehan Seksual Berulang, Unsri Bentuk Satgas Libatkan Mahasiswi
Ilustrasi. Medcom.id
Palembang: Rektor Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang, Sumatra Selatan, Anis Saggaf, membentuk Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) di lingkungan kampus. Pembentukan melibatkan mahasiswi sebagai anggota satgas.

"Untuk mencegah terjadinya hal-hal yang berkaitan dengan pelecehan seksual di masa mendatang sesuai arahan Menteri Nadiem Makarim dan mengacu pada Permendikbudristek Nomor 30 Tahun 2021, pada Desember ini dibentuk Satgas PPKS," kata Anis di Palembang, Senin, 13 Desember 2021.
Sekarang ini, Unsri tengah menghadapi kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan dua dosen terhadap empat mahasiswi. Kasus tersebut kini dalam proses hukum di Polda Sumsel.

Ia menekankan, permasalahan tersebut diserahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian agar bisa diusut tuntas sesuai ketentuan hukum agar tidak ada satu pihak pun yang merasa dirugikan.

Pembentukan Satgas, kata dia, sebagai antisipasi agar kasus pelecehan seksual tak berulang di lingkungan kampus. Satgas PPKS ini dipimpim Profesor Alfitri dengan 10 orang anggota, yang terdiri atas lima dosen dan lima mahasiswi.

Baca: Nadiem: Angka Kekerasan Seksual Meningkat di 2021, Capai 2.500 Kasus

Mahasiswi yang dijadikan anggota satgas tersebut diharapkan dapat mendeteksi dini tindakan dosen dan mahasiswa yang berpotensi mengarah kepada pelecehan seksual. Sehingga, bisa diambil langkah-langkah penanganan secara cepat dan tepat.

Ia menyebut, pencegahan dan penanganan indikasi pelecehan seksual secara cepat dan tepat di lingkungan kampus diharapkan dapat melindungi mahasiswi dari oknum dosen 'nakal'. Sekaligus, bisa dilakukan pembinaan dan penindakan tegas secara cepat, dan menjaga nama baik Unsri.

Sebelumnya diberitakan, Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Pol Hisar Siallagan menjelaskan, telah menetapkan dua tersangka dosen Unsri yakni berinisial A dan Rz atas pengaduan empat mahasiswinya terkait kasus dugaan pelecehan seksual.

Dosen A yang diduga melecehkan seorang mahasiswi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unsri berinisial DR, 22, telah ditahan di Mapolda Sumsel, Palembang mulai Selasa, 7 Desember 2021, untuk masa penahanan 20 hari.

Sedangkan, oknum dosen berinisial Rz yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap tiga orang mahasiswi Fakultas Ekonomi (FE) Unsri, ditetapkan sebagai tersangka pada Jumat, 10 Desember 2021.

Oknum dosen FE berinisial Rz dilaporkan ke SPKT Polda Sumsel pada 1 Desember 2021 oleh tiga orang mahasiswi yakni C, F,, dan D. Oknum dosen tersebut diduga melakukan pelecehan seksual secara verbal melalui pesan singkat di media sosial terhadap mereka.

(AGA)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id