'Bulanan' Penerima KIP Kuliah Diusulkan Rp1 Juta

    Antara - 14 Oktober 2019 13:12 WIB
    'Bulanan' Penerima KIP Kuliah Diusulkan Rp1 Juta
    Menristekdikti, Mohamad Nasir. Foto: Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo
    Jakarta:  Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Mohamad Nasir mengusulkan agar biaya hidup pada program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah lebih besar dari yang didapat penerima Bidikmisi saat ini.

    "Kami usulkan naik menjadi Rp1 juta per bulan. Saat ini kan Bidikmisi hanya Rp700 ribu per bulan, dengan keadaan saat ini saya kira tidak cukup untuk biaya hidup per bulan. Makanya kami usulkan untuk naik," ujar Nasir di Jakarta, Minggu, 13 Oktober 2019.

    Kenaikan biaya hidup tersebut, kata dia, memiliki konsekuensi kenaikan anggaran yang cukup
    besar.  Saat ini pihaknya masih memikirkan skema yang pas.

    "Kalau saya ingin baik kuantitas penerima beasiswa dan jumlah biaya hidupnya naik.  Dalam lima tahun terakhir, kami terus naikkan dari awalnya Rp600.000 hingga kemudian Rp700 ribu saat ini," ucap Nasir.

    Dia menambahkan, mulai tahun depan beasiswa Bidikmisi berganti nama menjadi KIP Kuliah.
    Target penerima baru KIP Kuliah sebanyak 400.000 mahasiswa.

    Nasir menargetkan, dalam waktu lima tahun ke depan, jumlah penerima KIP Kuliah baik penerima baru dan yang sedang berjalan menjadi dua juta mahasiswa.  Untuk penerima KIP Kuliah, pihaknya menargetkan sebanyak 40 persen d iantaranya untuk pendidikan vokasi, dan sisanya pendidikan sarjana.

    Politeknik di universitas, lanjut dia, siap untuk menambah kuota mahasiswa baru. Meskipun
    KIP Kuliah merupakan lanjutan dari program beasiswa KIP untuk jenjang SD hingga SMA, tidak serta-merta penerima KIP bisa langsung mendapatkan beasiswa KIP Kuliah.

    Menurut dia, tetap perlu seleksi untuk penerima KIP Kuliah.  "Kami akan menverifikasi penerima, apakah benar-benar miskin atau tidak sebelum mendapatkan beasiswa," terang dia.

    Ke depan, dia berharap dengan adanya beasiswa KIP Kuliah maka akan semakin banyak anak Indonesia yang bisa mengakses pendidikan tinggi, dan dapat memutus mata rantai kemiskinan di Tanah Air.



    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE
    MORE

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id