UKDW Gelar Pemilu Raya Daring di Tengah Pandemi

    Citra Larasati - 14 Oktober 2020 11:49 WIB
    UKDW Gelar Pemilu Raya Daring di Tengah Pandemi
    Pemilu Raya UKDW. Foto: Dok. UKDW
    Jakarta:  Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta telah melakukan penyesuaian kegiatan perkuliahan sepanjang pandemi covid-19.  Tidak hanya Kegiatan Belajar mengajar (KBM), penyesuaian kegiatan-kegiatan nonakademis juga diupayakan agar tetap terlaksana melalui sistem daring.

    Organisasi Kemahasiswaan (OK) UKDW salah satunya, terus mengupayakan agar kegiatan-kegiatan organisasi dapat berjalan dengan lancar sehingga mahasiswa tetap dapat merasakan keberadaan OK UKDW meskipun KBM dilakukan secara daring. Salah satu kegiatan organisasi yang harus dilaksanakan secara rutin setiap tahun adalah Pemilu Raya dengan tujuan untuk regenerasi pengurus organisasi.

    Dalam situasi pandemi ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mahasiswa UKDW tetap melaksanakan
    kewajibannya untuk menyelenggarakan pemilihan umum (pemilu) meskipun secara daring. Menurut Ketua KPU UKDW, Rizath Widodo pemilu diadakan secara daring bertujuan untuk menjaga keamanan dan kesehatan mahasiswa dari covid-19.

    Baca juga:  Kiat Sukses Menjalani Magang di Tengah Pandemi

    Selain itu juga untuk menjangkau seluruh mahasiswa UKDW yang berada di berbagai wilayah di Indonesia.  Mengingat saat pandemi ini banyak mahasiswa yang memutuskan untuk
    kembali ke daerahnya masing-masing.

    Di tengah banyaknya universitas yang memilih menunda pelaksanaan pemilu raya, UKDW tetap
    menyelenggarakan Pemilu Raya mahasiswa yang akan dilaksanakan pada 17 Oktober 2020. Hingga saat ini, UKDW merupakan satu-satunya universitas di Yogyakarta yang melaksanakan pemilu mahasiswa secara daring.

    “Meskipun pelaksanaan pemilu secara daring merupakan hal yang baru dalam Pemilu Raya, KPU UKDW sebagai penyelenggara pemilu mahasiswa siap melaksanakan seluruh kegiatan secara LUBER dan JURDIL,” tutur Ketua KPU UKDW saat membuka orasi yang diadakan sebagai salah satu rangkaian kegiatan sebelum Pemilu Raya dilaksanakan.

    Seperti pemilu pada umumnya, pasangan calon ketua Himpunan Mahasiswa dan Badan Eksekutif
    Mahasiswa akan melakukan orasi dan debat melalui siaran langsung di kanal youtube KPU UKDW. Sehingga mahasiswa dapat mengenal lebih dekat pasangan calon ketua yang akan dipilih.

    Lebih lanjut Rizath menjelaskan, teknis pelaksanaan pemungutan suara nantinya akan dilakukan menggunakan sistem e-voting yang terhubung dengan server UKDW serta melalui tiga tahapan yakni verifikasi, pemilihan, dan penghitungan suara.

    “Pada tahap verifikasi dapat mengakses website yang disediakan oleh KPU UKDW dengan memasukkan nomor induk mahasiswa dan password yang telah dibuat. Selanjutnya pada tahap pemilihan mahasiswa diarahkan ke portal online fakultas masing-masing untuk melakukan e-voting pada paslon yang akan dipilih.

    Setelah menekan tombol vote, mahasiswa tidak dapat mengulang vote kembali untuk mencegah kecurangan. Hasilnya otomatis tercatat ke dalam server. Catatan suara yang masuk akan membuat tahapan perhitungan suara menjadi lebih cepat,” papar Rizath.

    (CEU)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id