Rektor Janji UIN Jakarta Tak Jadi Komersial Bila Jadi PTNBH

    Arga sumantri - 18 Februari 2021 09:08 WIB
    Rektor Janji UIN Jakarta Tak Jadi Komersial Bila Jadi PTNBH
    Kampus UIN Jakarta. Dok Berita UIN Jakarta.



    Jakarta: Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta Amany Lubis menemui Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Selasa, 16 Februari 2021. Ia datang melaporkan rencana UIN Jakarta menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH).

    Amany menyatakan perubahan status Perguruan Tinggi Negeri Badan Layanan Umum (PTN BLU) menjadi PTN BH tidak akan menjadikan UIN Jakarta menjadi kampus komersial. Sebaliknya, kata dia, kampus akan meningkatkan pendapatan dari masyarakat melalui berbagai skema kerja sama, sehingga biaya kuliah tidak mengalami kenaikan.






    "Jika sudah menjadi PTN BH fokus kita adalah bagaimana meningkatkan income dari unit-unit bisnis, perluasan jaringan kerja sama, meningkatkan kapasitas dosen, pegawai, dan mahasiswa," kata Amany mengutip laman UIN Jakarta, Kamis, 18 Februari 2021.

    Baca: 12 PTNBH Terima Dana Hibah Penelitian Kemenristek, UI Paling Besar

    Amany menyebut setiap ada pengembangan kampus, isu komersialisasi itu selalu muncul. Namun, ia menegaskan bahwa status PTN BH tidak selalu identik dengan adanya komersialisasi kampus.

    Sebaliknya, lanjut dia, bagaimana kampus akan meningkatkan pendapatan sebagai salah satu upaya untuk menurunkan biaya kuliah. Skema untuk hal itu maka kampus harus mengembangkan unit-unit bisnis serta memperluas jaringan kerja sama dengan pihak luar dan saling menguntungkan.

    "Dalam pengembangan UIN Jakarta dari PTN BLU menjadi PTN BH tentunya akan tetap mengedepankan nilai-nilai keislaman, ke-Indonesiaan, dan kemanusiaan. Kita ingin memberikan layanan pendidikan terbaik bagi generasi bangsa," ungkapnya.

    Menag Yaqut Cholil Qoumas sangat mendukung dan menyetujui UIN Jakarta menjadi PTN BH. Perubahan menjadi PTN BH akan membuat UIN Jakarta menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) Berbadan Hukum yang pertama di Indonesia.

    Baca: 2021, Alokasi Dana Penelitian di PTNBH Capai Rp399,3 Miliar

    Namun, Menag mengingatkan, harus ada langkah-langkah melakukan mitigasi untuk antisipasi isu komersiliasi kampus. Sebab, ini adalah PTKIN yang pertama kali menjadi PTN BH.

    "Dengan transformasi menjadi PTN BH, UIN Jakarta ini nantinya akan menjadi contoh bagi PTKIN lainnya di bawah naungan Kementerian Agama," ujar Gus Yaqut.

    Gus Yaqut menekankan agar ketika menjadi PTN BH, UIN Jakarta tidak menaikkan biaya kuliah secara signifikan. Jangan sampai, niat baik ini, menjadikan semua pihak tidak siap. 

    "Saya support segala yang diperlukan dalam pengembangan UIN Jakarta. Kita berkomitmen mendorong UIN Jakarta  menjadi PTN BH," tegas Gus Yaqut.

    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id