Mahasiswa Unpad Diterjunkan Bantu Proses Vaksinasi di Kabupaten Bandung

    Arga sumantri - 22 Juli 2021 14:19 WIB
    Mahasiswa Unpad Diterjunkan Bantu Proses Vaksinasi di Kabupaten Bandung
    Mahasiswa Unpad diterjunkan bantu proses vaksinasi di Kabupaten Bandung. Foto: Humas Unpad.



    Bandung: Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung menggandeng Universitas Padjadjaran (Unpad) guna membantu percepatan vaksinasi covid-19. Hal ini disebabkan, capaian vaksinasi di Kabupaten Bandung dinilai masih rendah, padahal targetnya 2,4 juta penduduk sudah selesai divaksin pada Januari 2022.

    Salah satu kontribusi yang diberikan Unpad adalah menyiapkan tenaga dari mahasiswa guna membantu proses vaksinasi di Kabupaten Bandung.  Kegiatan perdana sudah dilakukan pada kegiatan vaksinasi di wilayah Kopo Sayati, Kabupaten Bandung, Sabtu, 17 Juli 2021.

     



    Koordinator pelaksana dari Unpad Yulia Sofiatin menjelaskan, sejumlah mahasiswa dari tiga fakultas diterjunkan untuk membantu proses vaksinasi covid-19. Tiga fakultas tersebut yaitu Fakultas Kedokteran, Fakultas Keperawatan, dan FISIP. Para mahasiswa diikutsertakan dalam rangkaian kegiatan vaksinasi sesuai dengan kompetensi yang harus mereka capai.

    "Kegiatan bantuan tenaga untuk vaksinasi ini dikaitkan dengan kegiatan akademik untuk mahasiswa. Artinya,ada beberapa kompetensi yang harus dicapai oleh mahasiswa melalui kegiatan ini," ujar Yulia mengutip siaran pers Unpad, Kamis, 22 Juli 2021.

    Yulia menjelaskan, untuk FK dan Fkep, mahasiswa didorong untuk mampu melakukan wawancara guna menilai kondisi kesehatan peserta vaksin. Untuk itu, sejumlah mahasiswa diikutsertakan pada kegiatan skrining pravaksinasi.

    Baca: Tak Ada Chip, Ini Kandungan Vaksin Covid-19

    Mahasiswa lainnya bertugas di pos vaksinasi dan pos pengawasan pascavaksinasi. Hal ini bertujuan agar mahasiswa mampu mengelola dan melaksanakan vaksinasi dengan baik.

    Sementara, mahasiswa dari FISIP diikutsertakan untuk melakukan pengelolaan data di pos pencatatan dan pelaporan. Yulia memastikan, seluruh kinerja dari para relawan mahasiswa dilakukan supervisi dari para dosen.

    "Tim mahasiswa ini tugasnya lebih banyak untuk membantu petugas resmi dari Dinkes Kabupaten Bandung. Tentunya dengan tetap mengutamakan keselamatan masyarakat," kata Yulia.

    Dosen Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat FK Unpad itu mengatakan, kegiatan ini merupakan rangkaian pertama dari kegiatan akselerasi vaksinasi di Kabupaten Bandung. Rencananya, kegiatan serupa akan dilaksanakan secara rutin hingga Desember mendatang. "Unpad masih menunggu jadwal lebih lanjut," tambahnya.

    Selain percepatan vaksinasi yang masih rendah, kendala lainnya dari akselerasi vaksinasi secara nasional adalah terbatasnya jumlah tenaga kesehatan yang bertugas. Padahal, banyaknya jumlah sasaran vaksin sebanyak 180 juta orang di Indonesia harus diselesaikan maksimal pada Januari 2022.

    Yulia menuturkan, beban tenaga kesehatan juga ditambah dengan penanganan pasien covid-19 yang masih tinggi, serta banyaknya tenaga kesehatan yang terinfeksi covid-19. Karena itu, beban vaksinasi ini harus dibagi, termasuk kepada para mahasiswa.

    Baca: Kasus Covid-19 di Kalangan Pelajar Meningkat, BIN Ajak Siswa Ikut Vaksinasi

    Vaksin untuk Indonesia
     
    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental.
     
    Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.
     
    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.
     
    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.

    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id