UI Minta Masyarakat Tak Produksi Hand Sanitizer Sendiri

    Ilham Pratama Putra - 20 Maret 2020 15:31 WIB
    UI Minta Masyarakat Tak Produksi <i>Hand Sanitizer</i> Sendiri
    Dekan FKUI, Ari Fahrial dalam video conference (20/3). Foto: Youtube/FKUI
    Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) meminta masyarakat untuk tidak memproduksi hand sanitizer secara mandiri. Sebab komposisi hand sanitizer membutuhkan standar perhitungan campuran kimia yang matang.

    Dekan FKUI, Ari Fahrial mengaku banyak menemukan masyarakat yang menggunakan komposisi alkohol 70 persen untuk hand sanitizer. Alkohol dengan kadar 70 persen dinilai berbahaya.

    "Iya bisa malah terjadi gatal. Tolong masyarakat tidak membuat hand sanitizer sendiri. Tolong gunakan yang telah diuji pada departemen kimia, dan farmasi," kata Ari dalam video conference, Jumat 20 Maret 2020.

    Bahan kimia untuk hand sanitizer sejatinya membutuhkan campuran alkohol 96 persen. Dibutuhkan kemampuan khusus pula untuk meracik hand sanitizer.

    Baca juga:  Madrasah di Kalsel Produksi Hand Sanitizer Tanpa Alkohol

    "Ini merupakan bahan kimia yang alkohol 96 persen, gliserol, H2Ho juga perwarna. Ini ada timbangannya, masyarakat kalau tidak punya pengetahuan jangan melakukan sendiri," sambung dia.

    Ari Juga mengerti jika kebutuhan masyarakat cukup tinggi di tengah pandemik virus korona atau coronavirus disease (covid-19). Untuk itu dia mengajak instansi berwenang untuk menggalakkan produksi hand sanitizer.

    "Saya mengimbau institusi pendidikan, laboratorium kimia kita, ayo kita bantu masyarakat kita. Karena anda tahu permasalahan ini," pungkasnya.




    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id