Siswa SMP di Kupang Belajar Tatap Muka di Rumah

    Antara - 10 Agustus 2020 16:49 WIB
    Siswa SMP di Kupang Belajar Tatap Muka di Rumah
    Pelajar SMPN 06 Kupang belajar di rumah murid. Foto: Antara/Kornelis Kaha
    Kupang: Sejumlah sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Kupang mulai menerapkan sistem belajar tatap muka. Namun, bukan diterapkan di sekolah, tetapi di rumah siswa.

    "Kami dari SMP Negeri 6 sudah mulai menjalankan sistem sekolah tatap muka, dan sudah berjalan selama tiga pekan ini," kata guru Bahasa Inggris SMP Negeri 6 Reff Jhon Dida melansir Antara, Senin, 10 Agustus 2020.

    Ia mengatakan bahwa proses sekolah tatap muka ini dibagi-bagi. Pekan pertama, sekolah tatap muka hanya diberlakukan bagi pelajar kelas tujuh dengan lokasinya ada sekitar 30 titik.

    Setiap titik, kata dia, jumlah siswanya dibatasi berkisar dari delapan sampai dengan 10 siswa. Sementara, di pekan kedua khusus bagi pelajar kelas delapan, dan pekan ketiga yang saat ini sedang berjalan khusus bagi kelas sembilan.

    Jhon menambahkan, pihak sekolah memang terpaksa menerapkan belajar tatap muka per pekan berdasarkan kelas. Sebab, memang keterbatasan guru.

    "Saya sebenarnya guru bahasa Inggris untuk kelas tujuh, tetapi karena kekurangan guru, terpaksa dibagi-bagi dan waktu sekolahnya juga dibatasi," tutur dia.

    Baca: Sekolah Dibuka, 14 Pelajar SMA dan 8 Guru di Kalbar Tertular Covid-19

    Pelaksanaan sekolah tatap muka ini, ujar dia lebih efektif dibandingkan dengan sekolah secara daring. Sebab, beberapa siswa menunjukkan hampir semuanya tak paham dengan penjelasan guru jika menggunakan aplikasi belajar daring.

    Ia memastikan, proses belajar tatap muka ini tetap memperhatikan protokol kesehatan. Siswa-siswi dan guru menggunakan masker dan mencuci tangan.

    Menurut Jhon di Kota Kupang hanya SMP Negeri 6 saja yang baru menerapkan sistem sekolah tatap muka langsung. Beberapa sekolah juga masih dalam rencana untuk mengadopsi sistem belajar itu.

    Seorang siswi kelas sembilan SMP N 6 Kota Kupang, Dilan Dominggus, mengatakan, sistem sekolah tatap muka lebih efektif dan efisien dibandingkan belajar secara daring.

    "Alasannya, kami sulit mengerti kalau secara daring. Kemudian juga banyak teman-teman juga terkendala dengan handphone serta paket atau kuota internet," tutur Dilan.

    Menurut dia, sistem sekolah tatap muka seperti saat ini tentu akan membantu dirinya dan teman-temannya untuk lebih paham dengan pembelajaran yang diberikan oleh guru. "Saya berharap ini terus dilakukan selama pandemi ini," ujar Dilan.

    (AGA)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id