Penyusunan Kamus Melayu Bangka Ditargetkan Rampung Akhir Tahun

    Arga sumantri - 17 Oktober 2021 13:46 WIB
    Penyusunan Kamus Melayu Bangka Ditargetkan Rampung Akhir Tahun
    Ilustrasi. Medcom.id



    Jakarta: Kantor Bahasa Bangka Belitung melanjutkan program penyusunan kamus Bahasa Indonesia-Melayu Bangka. Program ini bertujuan mengetahui perbendaharaan kosakata bahasa Indonesia dalam dialek Pangkalpinang, Bangka, Bangka Barat, Bangka Tengah, dan Bangka Selatan, serta memetakan bahasa daerah berdasarkan wilayah kabupaten maupun desa tertentu.

    "Program penyusunan kamus sejauh ini belum digarap oleh pihak pemerintah daerah secara serius, sebagian dilakukan individu tertentu namun hasil yang diperoleh dianggap masih kurang lengkap dan sesuai standar semestinya," kata Kepala Kantor Bahasa Bangka Belitung Yani Paryono melalui keterangan tertulis, Minggu, 17 Oktober 2021.

     



    Ia menerangkan, kegiatan penyusunan kamus dimulai dari pencarian data, verifikasi data, penyusunan data, dan pencetakan kamus. Pencarian data dilakukan di empat kabupaten, yakni Bangka, Bangka Barat, Bangka Tengah, dan Bangka Selatan, serta di Pangkalpinang sebagai ibu kota provinsi.

    "Data diambil dari 22 orang yang mengisi sebanyak 200 kosakata sehingga setiap 200 kata dari 2200 kata diisi oleh dua orang informan untuk menjaga keterwakilan dan validitas data yang dihimpun," jelasnya.

    Baca: Bahasa Enggano Terancam Punah, Penelitian Mahasiswa UGM Ungkap Penyebabnya

    Setelah itu, kata dia, kegiatan dilanjutkan dengan verifikasi. Pada tahap ini, ada sepuluh verifikator yang ditetapkan. Mereka terdiri dari budayawan, penulis, dan pegiat bahasa.

    "Kriteria verifikator merupakan orang yang selama ini dikenal sangat dekat dalam upaya pelestarian bahasa daerah baik dalam bentuk tulisan yang telah dihimpun maupun keaktifan dalam kegiatan di daerah," terangnya.

    Ia menyebut, sejumlah tatangan yang dihadapi dalam proses penyusunan kamis ini antara lain melabelkan data berdasarkan wilayah. Sebab, ada satu kata yang ada di dua atau tiga daerah, sehingga pelabelan data tidak dapat dilakukan dan dianggap sebagai kosakata umum.
     



    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id