Rektor UI Rangkap Jabatan, Dirjen Dikti Akhirnya Angkat Bicara

    Ilham Pratama Putra - 21 Juli 2021 18:26 WIB
    Rektor UI Rangkap Jabatan, Dirjen Dikti Akhirnya Angkat Bicara
    Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti), Kemendikbud, Nizam. Foto: Dok. Kemendikbudristek



    Jakarta:  Polemik rangkap jabatan rektor Universitas Indonesia (UI) yang juga menjadi wakil komisaris di Bank Rakyat Indonesia (BRI) masih berlanjut.  Setelah sekian lama tak memberi tanggapan sejak pertama kali kasus ini ramai diperbincangkan, akhirnya hari ini Dirjen Pendidikan Tinggi Kemendikbudristek, Nizam angkat bicara.

    Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), Nizam mengungkapkan, bahwa sebenarnya pengajuan revisi statuta UI telah dimulai sejak 2019 lalu. Perubahan itu diinisasi oleh UI sejak dua tahun lalu.

     



    "Perubahan statuta Universitas Indonesia diinisiasi oleh Universitas Indonesia sejak tahun 2019, di mana pembahasan dengan Kemendikbudristek dilakukan sejak awal tahun 2020 hingga 10 Mei 2021," kata Nizam saat dihubungi, Rabu, 21 Juli 2021.

    Nizam pun mengatakan revisi tersebut telah melibatkan berbagai organisasi di internal UI. Mulai dari Majelis Wali Amanat, Rektorat, Senat Akademik, hingga Dewan Guru Besar.

    Nizam juga menjelaskan, bahwa perubahan atau revisi statuta itu adalah hal wajar yang diajukan oleh perguruan tinggi. Sebab perguruan tinggi selalu ingin menyesuaikan dengan dinamika dan kemajuan yang ada.

    Statuta pada dasarnya adalah aturan tata kelola yang diinginkan dan dirancang oleh perguruan tinggi. Dan tata kelola tersebut merupakan pilihan yang direpresentasikan oleh seluruh komponen perguruan tinggi.

    Baca juga:  Statuta UI Direvisi, Kini Rektor Bisa Rangkap Jabatan Asalkan Bukan Direksi

    Sehingga, apa bila ada pihak-pihak yang memiliki masukan lebih lanjut terkait statuta Universitas Indonesia dapat mengajukan revisi atau perubahan statuta kepada organ-organ dalam Universitas Indonesia. Hal itu sesuai dengan tata kelola perguruan tinggi UI sebagai Perguruan Tinggi Berbadan Hukum (PTNBH) yang memiliki otonomi penuh untuk mengelola perguruan tinggi dalam bidang akademik dan nonakademik.

    Termasuk dalam mengajukan perubahan statuta. Selanjutnya, Kemendikbudristek akan mendiskusikan penyesuaian statuta itu. Hal itupun akan dibahas dengan UI sebagai pihak yang akan menjalankan statuta.

    "Kemendikbudristek akan mendiskusikan penyesuaian statuta bersama Universitas Indonesia berdasarkan masukan dari berbagai pihak sesuai prosedur yang berlaku," tegas guru besar Fakultas Teknik UGM ini..
     



    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id