Konferensi Forum Rektor Indonesia Bakal Digelar Besok, Ini Agendanya

    Citra Larasati - 26 Juli 2021 11:41 WIB
    Konferensi Forum Rektor Indonesia Bakal Digelar Besok, Ini Agendanya
    Ketua FRI 2020-2021 sekaligus Rektor IPB University, Arif Satria. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama



    Jakarta:  Forum Rektor Indonesia (FRI) akan menggelar Konverensi dan Konvensi Kampus XXVII dan Temu Tahunan XXIII besok, Selasa, 27 Juli 2021.  Agenda utama dari konferensi tersebut adalah pengukuhan Ketua FRI 2021-2022, pemilihan Ketua FRI terpilih untuk periode 2022-2023, juga webinar tentang Merdeka Belajar Kampus Merdeka.

    Agenda tahunan FRI ini akan digelar secara daring dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) sebagai tuan rumah.  Konferensi akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), Mendikbudristek Nadiem Makarim, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, Ketua BRIN Laksana Tri Handoko, Ketua FRI 2020, Arif Satria, dan Ketua FRI Terpilih 2021, Panut Mulyono. 

     



    "Agenda Konferensi FRI besok ada webinar, dan siangnya ada pleno untuk penetapan ketua FRI 2021-2022," kata Arif kepada Medcom.id, Senin, 26 Juli 2021.

    Sedangkan untuk calon ketua FRI Terpilih 2022-2023, kata Arif baru akan didiskusikan malam ini.  "Baru nanti malam akan kita diskusikan," ujar Arif. 

    Sebelumnya, Arif Satria sempat bertemu dengan Ketua FRI Terpilih 2021 yang juga Rektor UGM, Panut Mulyono.  Dalam pertemuan tersebut Arif menyampaikan banyak hal, salah satunya adalah harapan agar keberlanjutan program FRI dapat berjalan dengan baik.

    Baca juga:  FRI Minta Perguruan Tinggi Makin Diberdayakan Atasi Covid-19

    Selain itu, mempersiapkan rekomendasi terkait pendidikan, ekonomi, politik, dan urgensi pokok-pokok menyangkut haluan negara.  "Itu nanti akan menjadi fokus juga untuk bisa disampaikan pada Presiden dan kepada publik soal pentingnya pokok-pokok haluan negara sebagai acuan untuk arah pembangunan Indonesia," terang Arif.
     
    Menurut Arif, hal paling krusial yang perlu mendapat sorotan FRI saat ini adalah soal pandemi dan Merdeka Belajar. Sebab, Merdeka Belajar dalam implementasinya memerlukan kerangka regulasi yang lebih kuat lagi.
     
    "Kalau kita bisa merumuskan implementasi tentang kampus merdeka maka hal itu akan membuat perguruan tinggi di Indonesia ini lebih leluasa dan lebih mudah karena kerangka regulasinya jelas dan kerangka regulasinya sangat kondusif," papar Arif.

    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id