Kementerian PPPA Jamin Anak di Pengungsian Tetap 'Sekolah'

    Muhammad Syahrul Ramadhan - 22 Januari 2020 02:37 WIB
    Kementerian PPPA Jamin Anak di Pengungsian Tetap 'Sekolah'
    Anak-anak di Posko pengungsian banjir Lebak, Banten. Foto: Medcom.id/CItra Larasati
    Jakarta:  Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) memastikan anak terdampak banjir di Lebak, termasuk yang ada di pengungsian terlindungi dan tetap mendapatkan pendidikan.  Ratusan anak hingga saat ini masih mengungsi di sejumlah posko pengungsian, termasuk di Dodiklatpur III Rindam Siliwangi, Kabupaten Lebak, Banten.

    Salah satu upaya yang dilakukan KemenPPPA adalah menghibur anak–anak korban bencana dengan membaca dongeng, membuat prakarya, menggambar, dan bernyanyi bersama.  Selain itu, anak-anak diberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan diri sendiri melalui dongeng.

    Selain memastikan anak-anak di pengungsian terlindungi, KemenPPPA juga memastikan anak-anak tetap bersekolah.  "KemenPPPA ingin memastikan bahwa hak anak di pengungsian sekalipun harus terlindungi. Di sini kami menghibur, memberikan edukasi, dan memantau kondisi mereka. Mereka harus tetap bisa sekolah atau mendapat pendidikan, mendapat penanganan terkait kesehatan dan pengasuhan yang layak,” kata Asisten Deputi Pemenuhan Hak Sipil, Informasi, dan Partisipasi Anak KemenPPPA, Lies Rosdianty dalam siaran pers yang diterima Medcom.id, Selasa, 21 Januari 2020.

    Lies menjelaskan, kegitan edukasi ini menggandeng Forum Anak. Mereka ikut berkontribusi dalam menindaklanjuti kegiatan ini karena peran mereka sebagai 2P (Pelopor dan Pelapor).

    Selain memberi perhatian kepada anak terdampak bencana banjir, KemenPPPA juga memberi perhatian kepada emak-emak yang ada di pengungsian.  Mereka dilatih membuat jajanan pasar seperti Pukis, Apem, Onde-onde, Klepon, Wingko babat, dan Keciput.

    Tak hanya cara memasaknya, mereka juga dilatih bagaimana cara memasarkan produk tersebut sehingga laku di pasaran. 

    Berdasarkan SK Bupati Lebak Nomor: 366/kep.45-BPDB/2020 bahwa masa tanggap darurat bencana diperpanjang selama 14 hari, terhitung sejak 14-28 Januari 2020. Diharapkan kegiatan tersebut juga dapat mengedukasi anak-anak korban bencana untuk tetap tanggap bencana dan dapat merawat lingkungannya.




    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id