• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 23 NOV 2018 - RP 51.179.914.135

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Anggaran Riset Tidak Naik di 2019

Husen Miftahudin - 10 Agustus 2018 18:55 wib
Direktur Jenderal Penguatan Inovasi Kementerian Riset,
Direktur Jenderal Penguatan Inovasi Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) Jumain Appe, Medcom.id/Husen Miftahudin.

Pekanbaru:  Pemerintan tidak akan meningkatkan anggaran riset di 2019. Di akhir masa Kabinet Kerja tahun depan, Pemerintah bakal fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

"Tahun depan (anggaran riset) tidak naik, karena tahun depan kan akhir dari kabinet sekarang. Tetapi Presiden mengatakan bahwa tahun yang akan datang itu fokus pada pengembangan SDM," ujar Direktur Jenderal Penguatan Inovasi Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), Jumain Appe usai menghadiri peringatan puncak Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) di Kompleks Gubernur Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Sukajadi, Pekanbaru, Jumat, 10 Agustus 2018.

Pada 2018, jelas Jumain, pengembangan riset mendapat suntikan dana sebanyak Rp24,9 triliun dari total angaran pendapatan dan belanja negara (APBN) sebanyak Rp2.221 triliun. Sayangnya riset dan inovasi di Tanah Air mandek lantaran hanya Rp10,9 triliun atau 43,7 persen yang murni digunakan untuk pengembangan riset.

Total Rp24,9 triliun merupakan angaran riset yang tersebar untuk berbagai kementerian dan lembaga. "Kemenristekdikti sendiri kalau kita lihat, ada Rp1,8 triliun untuk riset dan pengembangan, ada sekitar Rp300 miliar di inovasi, dan kemudian di berbagai perguruan tinggi juga mengeluarkan anggaran (riset)," bebernya.

Baca: Rp14 Triliun Anggaran Riset Tak Hasilkan Output Maksimal

Adapun anggaran peningkatan kualitas SDM yang tersebar di berbagai kementerian pada 2019 direncanakan sebesar Rp14 triliun. Jumlah tersebut meningkat bila dibandingkan tahun ini yang hanya menerima suntikan dana di bawah Rp10 triliun.

"Nanti mungkin insyaallah tahun 2020 mulai kabinet yang akan datang itu riset akan kita dorong. Ini kita lagi menyusun programnya," ungkap Jumain.

Setali tiga uang, Menristekdikti Mohamad Nasir mengaku pemanfaatan iptek dan inovasi belum berdampak besar bagi kemajuan bangsa. Anggaran riset sebanyak Rp24,9 triliun disebut belum terserap secara maksimal.

"Lebih dari setengahnya yakni Rp14 triliun belum menghasilkan output riset yang maksimal. Itulah sebabnya Bapak Presiden menekankan bahwa anggaran risetnya tidak boleh lagi diecer," tegasnya.

Pengembangan riset dianggap tak mampu mendongkrak perekonomian masyarakat. Maka itu, pemerintah terus mendorong sinergi antarinstitusi dan pelaku industri agar iptek dan inovasi memberikan kontribusi maksimal bagi masyarakat.

"Yang juga harus dibenahi adalah meningkatkan kapasitas sumber daya manusia sebagai faktor kunci keberhasilan pendidikan, penelitian, serta pengembangan iptek dan inovasi," tutup Nasir.


(CEU)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.