Uji Coba PTM Terbatas di SMAN 22 Bandung Hanya Dihadiri Satu Siswa

    Antara - 08 Juni 2021 13:50 WIB
    Uji Coba PTM Terbatas di SMAN 22 Bandung Hanya Dihadiri Satu Siswa
    Seorang siswi mengikuti uji coba PTM terbatas di SMAN 22 Bandung, Jawa Barat. Foto: SMAN 22/ANT



    Bandung:  Salah satu sekolah di kota Bandung yakni SMAN 22 Bandung hanya dihadiri oleh satu orang siswa di hari pertama masa uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas, Senin, 7 juni 2021.

    Kepala Sekolah SMAN 22 Bandung Hadili mengatakan, uji coba PTM di sekolahnya itu diterapkan untuk siswa kelas 10. Menurutnya ada 100 siswa yang menyetujui untuk ikut PTM itu setelah mengisi daftar hadir, namun pada hari pertama uji coba ini hanya satu siswa yang hadir di sekolah.

     



    "Dari 100 siswa yang menyetujui (PTM), yang datang cuma satu orang," kata Hadili di Bandung.

    Menurut dia keraguan para orang tua atau wali siswa menjadi faktor adanya fenomena tersebut. Meski begitu, proses pembelajaran tatap muka terhadap satu orang siswa itu tetap berlangsung.

    Meski begitu, ia mengaku bangga dengan seorang muridnya itu yang mengikuti PTM. Ia berharap pada hari berikutnya uji coba PTM Terbatas itu dapat dihadiri lebih banyak siswa.

    "Ini contoh satu orang yang sudah betul-betul luar biasa, saya kasih reward, mungkin besok bertambah," kata dia.

    Baca juga:  KPAI: Jika Positivity Rate di Atas 10% Daerah Harus Tunda PTM Terbatas

    Untuk itu, ia berencana bakal mengundang para orang tua atau wali siswa untuk mengikuti rapat secara daring guna menghilangkan keraguan uji coba PTM tersebut. Sehingga para siswa bisa diizinkan untuk mengikuti PTM terbatas.

    Sementara itu Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna mengatakan, para siswa yang hadir hanya siswa yang diizinkan oleh orang tua atau pun wali murid. Sehingga menurutnya tidak ada unsur paksaan kepada para siswa untuk mengikuti pembelajaran secara luring di sekolah.

    "Jadi tadi di kelas tujuh yang jumlahnya 21 yang hadir hanya tiga, yang 18 ini ternyata belum mengizinkan, nah itu yang saya senang, bahwa di sini tidak ada unsur paksaan," kata Ema setelah meninjau uji coba PTM di SD-SMP Santo Yusup, Kota Bandung.

    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id