comscore

ITS Buka Prodi S1 Teknologi Kedokteran Lewat Seleksi Mandiri dan Kemitraan

Citra Larasati - 10 Juni 2022 09:43 WIB
ITS Buka Prodi S1 Teknologi Kedokteran Lewat Seleksi Mandiri dan Kemitraan
Prodi Teknik Kedokteran ITS. Foto: Dok. ITS
Jakarta:  Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali membuka program studi (prodi) baru untuk jenjang sarjana (S1) di 2022.  Program studi tersebut adalah Teknologi Kedokteran yang merupakan pengembangan dari prodi Teknik Biomedik.

Rektor ITS, Mochamad Ashari menyatakan, bahwa ITS secara resmi membuka prodi S1 Teknologi Kedokteran mulai tahun ajaran 2022/2023 ini. Prodi Teknologi Kedokteran ini nantinya akan berada di bawah naungan Departemen Teknik Biomedik.
“Selain Teknik Telekomunikasi, ITS juga membuka prodi baru Teknologi Kedokteran melalui jalur Mandiri dan Kemitraan mulai tahun ini,” tegas guru besar Teknik Elektro tersebut, dalam siaran persnya, Jumat, 10 Mei 2022.

Ashari menjelaskan bahwa ITS harus bisa memperluas bidang keilmuannya, tidak hanya di bidang teknologi dan sains tetapi juga di bidang kesehatan. Bidang kesehatan tidak hanya prodi Kedokteran, tetapi juga Teknologi Kedokteran.

“Selain Teknologi Kedokteran, ke depannya ITS juga akan meluncurkan prodi rumpun kesehatan lainnya.” terang Ashari.

Sementara itu, Kepala Departemen Teknik Biomedik, Achmad Arifin menginformasikan bahwa disiplin ilmu teknologi kesehatan di ITS sudah dicetuskan sejak 1984. Kemudian ITS memulai membuka departemen disiplin ilmu teknologi kesehatan pertama yakni Teknik Biomedik.

Pada tahun 2022, Teknik Biomedik berkembang dengan terbentuknya prodi Teknologi Kedokteran.  Arifin ini menekankan bahwa perbedaan Teknik Biomedik dengan Teknologi Kedokteran adalah implementasi disiplin ilmu tersebut.

Teknik Biomedik memiliki ranah pembuatan dan pengembangan aspek teknologi dan riset, sedangkan teknologi kedokteran lebih ke ranah pengaplikasian teknologi yang dibuat. “Karena masih serumpun, para siswa yang tertarik pada elektronika dan kesehatan dapat mengikuti seleksi kemitraan dan mandiri ITS,” jelasnya.

Rencananya, angkatan pertama prodi S1 Teknologi Kedokteran akan berjumlah 40 mahasiswa dengan menggunakan gedung Subdirektorat Koordinasi Perkuliahan Bersama (SKPB) untuk menjalankan kuliah nantinya. Selain itu, laboratorium kedokteran seperti anatomi dan fisiologi bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Airlangga, sementara untuk laboratorium mata kuliah fisika, kimia, dan biologi berlokasi di ITS.

Lebih lanjut, Arifin membeberkan bahwa gambaran perkuliahan mahasiswa Teknologi Kedokteran di ITS. Pada tahun pertama, kurikulum yang digunakan mirip dengan Teknik Biomedik.

Kemudian pada tahun kedua hingga tahun akhir, mahasiswa akan difasilitasi untuk lebih banyak praktik langsung bersama dokter, seperti pengoperasian alat kesehatan secara langsung kepada pasien.  Prodi S1 Teknologi Kedokteran ITS memiliki tenaga pengajar yang berpengalaman.

Beberapa dosen tersebut antara lain Kepala Prodi Teknik Kedokteran, Adhi Dharma Wibawa yang merupakan ahli di bidang pemrosesan sinyal biomedik, Dhany Arifianto yang ahli di bidang audiologi, Hamdan Dwi Rizqi yang ahli di bidang biokimia, dan beberapa dosen pengajar berkompeten lainnya.

Arifin berharap, dengan dibentuknya prodi S1 Teknologi Kedokteran dapat merealisasikan visi ITS yakni pemanfaatan teknologi pada kesehatan. Selain itu, harapannya bagi mahasiswa S1 Teknologi Kedokteran adalah keahlian yang dipelajari dapat dijadikan bekal ilmu untuk dapat mengabdi kepada masyarakat.

“Dengan begitu, cita-cita pendiri ITS untuk melayani kesehatan melalui teknologi dapat tercapai,” tutur Arifin.

Baca juga:  ITS Masuk 6 Besar Kampus Terbaik di Indonesia dalam QS World University Rankings 2023

(CEU)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id