Baleg Bantah RUU Cipta Kerja Klaster Pendidikan Munculkan Komersialisasi

    Al Abrar - 13 September 2020 12:49 WIB
    Baleg Bantah RUU Cipta Kerja Klaster Pendidikan Munculkan Komersialisasi
    Ilustrasi. Foto: MI/Bary Fathahilah.
    Jakarta: Wakil Ketua Badan Legislasi dari Fraksi PPP Achmad Baidowi membantah anggapan bahwa RUU Cipta Kerja klaster pendidikan berpotensi menciptakan pasar bebas di bidang pendidikan. Sebab, kata dia, RUU Cipta Kerja tidak menghadirkan sisi komersial terkait perizinan di bidang pendidikan. 

    "Enggak, lah. Saya minta, terkait perizinan dalam hal pendidikan, bukan izin usaha komersial. Namun, lebih kepada izin operasional," kata Baidowi Minggu, 13 September 2020.

    Baidowi juga membantah soal narasi RUU Cipta Kerja klaster pendidikan disebut melegalkan hadirnya perguruan tinggi asing di Indonesia.

    Pada dasarnya, kata dia, pendidikan Indonesia tidak berkonsep komersial. Perguruan tinggi yang hendak didirikan di Indonesia perlu berbentuk yayasan. Justru dari situlah pihak asing tidak leluasa mendirikan perguruan tinggi di Indonesia.

    "Jadi konsep perizinan untuk pendidikan adalah konsep yang bukan komersial, tetapi lebih sosial. Membuat universitas, kan, perlu yayasan," ujar Baidowi. 

    Baca: RUU Ciptaker Dinilai Berpotensi Jadikan Indonesia Pasar Bebas Pendidikan
     

    Halaman Selanjutnya
    Komisi X kata Baidowi juga…
    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id