'Tangkas Berinternet' Targetkan Peningkatan Kapasitas Guru

    Muhammad Syahrul Ramadhan - 10 Februari 2020 14:59 WIB
    'Tangkas Berinternet' Targetkan Peningkatan Kapasitas Guru
    Kepala Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah, Google Indonesia Putri Alam. Foto: Medcom.id/Muhammad Syahrul Ramadhan
    Jakarta:  Program Tangkas Berinternet yang diluncurkan oleh Google menargetkan peningkatan kapasitas dan literasi digital guru sebagai pengajar di era disrupsi teknologi.  Dengan begitu guru diharapkan tidak lagi mengalami gagap teknologi alias 'Gaptek'.

    Selain untuk menjawab perkembangan teknologi, peningkatan kapasitas guru ini juga untuk menyokong program Tangkas Berinternet. Karena nantinya, para guru inilah yang akan melakukan pembelajarannya kepada anak-anak.

    Untuk itu, setelah meluncurkan program yang diadaptasi dari program Google be internet awesome ini, Kepala Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah, Google Indonesia Putri Alam mengatakan akan diikuti dengan pelatihan kepada guru-guru. Nantinya program ini juga akan digelar di lima kota.

    "Kalau untuk guru kita ada training, besok ada training lanjutan bagian dari roadshow di lima kota di Indonesia, kurikulum tersedia online," terang Putri kepada wartawan usai peluncuran Tangkas Berinternet di Gedung Kemendikbud, Jakarta Pusat, Senin, 10 Februari 2020.

    Putri mengungkapkan, bahwa materi atau kurikulum ini bisa diakses dengan mudah dan gratis di g.co/tangkasberinternet. Selain materi, juga tersedia gim. Tujuannya membuat anak nyaman belajar cara berinternet, dan jika mampu menyelesaikan semua misi akan mendapatkan sertifikat dari Google.

    "Permainan itu namanya Interland, anak-anak eksplore menjelajahi dunia Interland, jadi anak anak menjelajahi dunia interland ini dan akan menemukan tips berinternet , dan setiap kali mereka melewati satu poin, selain dapat poin juga dapat sertifikat," terangnya.

    Terkait materi, Putri menjelaskan bahwa semua materi yang diadopsi dari Google be internet awesome ini sudah dikurasi. Sehingga relevan dengan karakter dan kebiasaan sehari-hari di Indonesia.

    Materinya sendiri ada lima topik yang diangkat, yakni Cerdas, Cermat, Tangguh Bijak dan Berani Berinternet.  "Kita bawa ke Indonesia kita lokalisasikan, di-translate juga, karakter-karakter, kebiasaan sehari hari relevan di Indonesia," jelasnya.



    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id