Koster Bakal Bikin Aturan Sendiri Atur PPDB

    Arnoldus Dhae - 18 Juli 2019 15:10 WIB
    Koster Bakal Bikin Aturan Sendiri Atur PPDB
    Gubernur Bali i Wayan Koster. MI/Rutasuryana
    Bali: Gubernur Bali Wayan Koster terus mengkritisi Permendikbud Nomor 51 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Kritisi ini sudah dilontarkannya berkali-kali. Ia menilai pelaksanaan PPBD mencederai sistem pendidikan di Indonesia karena setiap wilayah di Indonesia kondisinya tidak sama.

    "Saya akan membuat peraturan sendiri soal PPDB di Bali. Peraturan itu saya pastikan tidak akan bertentangan dengan peraturan di atasnya baik UU Sisdiknas maupun Permendikbud. Kita hanya ingin mengatur agar pendidikan itu menjadi lebih baik," ujarnya di Denpasar, Kamis, 18 Juli 2019.

    Baca, Koster: Permendikbud Tentang PPDB Bikin Malu

    Koster menyebut ada beberapa kelemahan utama dalam PPDB kali ini. Beberapa di antaranya, kuota zonasi terlalu besar, sehingga mengabaikan anak-anak yang berprestasi baik secara akademis maupun non akademis.

    Sistem zonasi juga merugikan siswa beberapa kecamatan di Bali yang kebetulan di kecamatan yang bersangkutan tidak memiliki SMA dan SMK. Mereka seharusnya bisa memilih beberapa sekolah di kota terdekat. Namun zonasinya berada di luar jarak tertentu maka mereka tidak dapat memilihnya. Akhirnya semuanya menumpuk di sekolah terdekat di sana.

    Koster juga menyampaikan permintaan maafnya terhadap penyelenggaraan PPDB yang menurutnya tidak ideal. “Tahun depan saya akan menerbitkan Peraturan Gubernur tersendiri, tidak akan sepenuhnya mengikuti peraturan menteri,” kata mantan wakil rakyat yang membidangi pendidikan ini.  

    Ia menilai peraturan menteri telah menimbulkan masalah. Menurutnya tidak saja mengorbankan hak pelayanan kepada peserta didik tapi juga mengganggu sistem Penyelenggaran pendidikan secara keseluruhan dalam konteks membangun mutu pendidikan.

    “Saya baru melihat ada aturan yang rekrutmen siswanya hanya menggunakan zonasi tanpa mempertimbangkan nilai para siswa,” ujarnya sembari berharap agar hal serupa tak terulang kembali tahun depan. 



    (ALB)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE
    MORE

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id