IPB Bebaskan Uang Pangkal Mahasiswa Baru Tak Mampu

    Intan Yunelia - 15 Juli 2019 15:38 WIB
    IPB Bebaskan Uang Pangkal Mahasiswa Baru Tak Mampu
    Kampus IPB. Foto/Dok. IPB.
    Jakarta:  Institut Pertanian Bogor (IPB) membebaskan Biaya Pengembangan Institusi dan Fasilitas (BPIF) atau biasa dikenal dengan uang pangkal di jalur mandiri.  Keringanan ini diperuntukkan bagi mahasiswa baru kurang mampu secara ekonomi yang lolos di jalur Seleksi Mandiri.  

    Rektor IPB, Arif Satria mengatakan, selama ini IPB telah menunjukkan komitmen besar pada pemberian kesempatan dan ketuntasan belajar mahasiswa dari keluarga tak mampu.  “Untuk mahasiswa yang lolos jalur mandiri dari kalangan ekonomi tidak mampu, akan dibebaskan dari pembayaran Biaya Pengembangan Institusi dan Fasilitas (BPIF),” kata Arif dikutip dari siaran pers yang diterima Medcom.id, di Jakarta, Senin, 15 Juli 2019.

    Arif memaparkan, IPB memiliki penerima beasiswa Bidikmisi program sarjana sebanyak 868 mahasiswa pada 2015 (25 persen dari mahasiswa baru), sebanyak 770 mahasiswa tahun 2016 (21 persen dari mahasiswa baru) dan 825 mahasiswa pada tahun 2018 (23 persen dari mahasiswa baru). 

    “Pada tahun 2019 akan diberikan kepada 1.144 penerima Bidikmisi dan ditambah dengan beasiswa alumni berbagai angkatan sehingga secara total dapat mencapai 30 persen dari mahasiswa baru,” ujar Arif.

    Baca:  Infrastruktur Pendidikan Jadi Fokus IPB di 2019

    Menurutnya, perguruan tinggi seharusnya memang memberikan keringanan terhadap siswa kurang mampu. Supaya keterbatasan ekonomi tak menjadi penghalang bagi mereka untuk meraih cita-cita.

    “Apa yang dilakukan oleh IPB ini sejalan dengan Permenristekdikti Nomor 39 Tahun 2017, agar penetapan uang pangkal (BPIF) memperhitungkan kemampuan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

    Sebelumnya, IPB sudah menyelenggarakan tes ujian masuk untuk jalur mandiri pada 13 dan 14 Juli 2019.  Ujian ini berbasis Ujian Tulis Mandiri Berbasis Komputer (UM-BK). Jalur mandiri ini untuk Program Sarjana dan Sekolah Vokasi.

    Ujian dilaksanakan di sejumlah Kampus IPB mulai dari Kampus Dramaga, Kampus Sekolah Vokasi, Kampus Sekolah Bisnis, juga melibatkan sejumlah Sekolah Menengah di wilayah Kota Bogor.

    Baca:  IPB Beri Beasiswa Korban Tsunami Selat Sunda

    Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan IPB, Drajat Martianto menyampaikan, Pendaftar S1 jalur UTM-BK meningkat terus dari tahun ke tahun. Pada tahun ini jumlah peserta yang mendaftar ke Program Sarjana melalui jalur mandiri sebanyak 12.009 orang, atau meningkat 20 persen dari tahun lalu.

    “Dari keseluruhan 12 ribu peserta tersebut,  rinciannya sebanyak 3.268 peserta mengikuti tes UTMBK dan yang menggunakan skor UTBK sebanyak 8.713. Pendaftar untuk kelas Internasional sebanyak 28 orang,” jelasnya.

    Sementara itu, pendaftar UTM-BK Sekolah Vokasi sebanyak 2.320 orang. Peserta yang mengikuti tes masuk Sekolah Vokasi jalur UTM-BK sebanyak 1.015, yang menggunakan Skor UTBK (saintek) sebanyak 791 peserta dan untuk skor UTBK (Soshum) sebanyak 514 orang. Peserta pada umumnya berasal dari wilayah Jabodetabek, namun ada juga yang berasal dari Jawa Tengah, Jawa Timur dan daerah lainnya.




    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id