Hardiknas 2021

    Pendidikan di Masa Pandemi Diharapkan Makin Ramah Siswa Miskin

    Citra Larasati - 01 Mei 2021 14:54 WIB
    Pendidikan di Masa Pandemi Diharapkan Makin Ramah Siswa Miskin
    Ilustrasi. Foto: MI



    Jakarta:  Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) memberikan sejumlah catatan pendidikan dalam rangka Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2021.  Catatan ini berdasarkan hasil pengawasan maupun survei dan kajian terkait penyelenggaraan pendidikan dan berbagai kebijakan pendidikan di masa pandemi covid-19. 

    Komisioner bidang Pendidikan KPAI, Retno Listyarti mengakui, bahwa sejumlah kebijakan Belajar Dari Rumah (BDR) atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) telah dibuat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sepanjang pandemi,  "Namun sayangnya, kebijakan tersebut terus menuai masalah dan tidak juga dapat dicarikan solusinya oleh Pemerintah Pusat maupun daerah," kata Retno, dalam Catatan KPAI dalam rangka Hardiknas 2021, Sabtu, 1 Mei 2021.






    Sejumlah kebijakan tersebut adalah Kebijakan Panduan BDR atau PJJ, kebijakan bantuan kuota internet, kebijakan kurikulum khusus dalam situasi darurat, kebijakan standar penilaian di masa pandemi.  Terakhir, pemerintah juga melakukan tiga kali relaksasi terhadap SKB 4 Menteri tentang Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di masa pandemi. 

    Menurut KPAI, tidak efektifnya sejumlah terobosan yang dibuat pemerintah untuk mengatasi BDR atau PJJ di karenakan BDR atau PJJ terlalu bertumpu pada internet. Akibatnya sejumlah kendala pembelajaran daring terjadi karena keragaman kondisi keluarga peserta didik, keragaman kondisi daerah seluruh Indonesia.

    Terlebih lagi masih ada kesenjangan digital yang begitu lebar antardaerah di Indonesia.  Mulai dari Jawa VS luar Jawa sampai daerah perkotaan VS pedesaan. Anak-anak dari keluarga kaya cenderung terlayani dengan PJJ secara daring, namun anak-anak dari keluarga miskin kurang terlayani, bahkan banyak yang sama sekali tidak terlayani.

    "Hal ini berdampak kemudian dengan angka putus sekolah," ujar Retno.

    Baca juga:  Ini Saran Epidemiolog Guna Antisipasi Klaster Covid-19 di Sekolah

    Retno juga menyoroti tidak pernah adanya pemetaan kesenjangan kemampuan digital dan kemampuan ekonomi antara anak-anak di pedesaan dengan di perkotaan.  Kemudian juga antara anak-anak dari keluarga miskin dengan anak-anak dari keluarga kaya.

    "Padahal BDR atau PJJ sangat dipengaruhi oleh faktor peranan orang tua peserta didik," terangnya.
     



    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id