Boyolali Batalkan PTM untuk SD dan SMP

    Antara - 07 Januari 2021 18:14 WIB
    Boyolali Batalkan PTM untuk SD dan SMP
    ilustrasi PTM. Foto: MI
    Jakarta:  Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah membatalkan rencana menggelar uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) untuk tingkat SD dan SMP pada masa pendemi covid-19 di wilayahnya.  Rencananya PTM bakal digelar pada pekan ketiga Januari 2021.

    "Kami sudah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Disdikbud Boyolali, nomor.420/4211/4.1/2021, tentang kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), per tanggal 7 Januari," kata Kepala Disdikbud Kabupaten Boyolali, Darmanto di Boyolali, Kamis, 7 Januari 2021.

    Menurut Darmanto, SE tersebut ditujukan kepada koordinator Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Luar Sekolah (PLS) dan kepala SD dan SMP se-Boyolali.

    Darmanto mengatakan, menyikapi kondisi terkini terkait perkembangan penyebaran covid-19 di Boyolali, maka pengaturan penyelenggaran Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) semester dua Tahun Ajaran 2020/2021 pada satuan pendidikan SD dan SMP di Kabupaten Boyolali tetap melanjutkan secara PJJ.

    "Jadi Pemkab Boyolali tetap melanjutkan PJJ hingga ada kebijakan selanjutnya," kata Darmanto.

    Disdikbud Kabupaten Boyolali sebelumnya berencana melakukan uji coba Pembelajaran Tatap Muka untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayahnya yang dimulai pada pekan ketiga Januari 2021.

    Menurut Darmanto, pihaknya mempertimbangkan untuk memberi kesempatan siswa SD dan SMP melakukan uji coba PTM di Boyolali dalam rangka peningkatan mutu pendidikan dan tetap melakukan pencegahan penyebaran covid-19.

    Kegiatan pembelajaran tatap muka itu rencana dilakukan pekan ketiga Januari 2021 untuk SD dan SMP yang wilayahnya sudah masuk daerah zona hijau penyebaran covid-19.

    Selain itu, rencana pembelajaran tatap muka, juga dengan syarat harus mendapat izin dari pemangku wilayah, misalnya camat untuk SMP dan kepala desa setempat untuk tingkat SD serta orang tua siswa.

    Baca juga:  PSBM Jawa-Bali, Banjarmasin Putuskan Tunda PTM

    Namun, Disdikbud yang melakukan konsultasi dengan Satgas covid-19 Kabupaten Boyolali untuk membahas persiapan uji coba pembelajaran tatap muka di tengah pendemi covid-19 saat ini, ternyata belum memungkinkan. Disdikbud kemudian mengelurkan SE tentang melanjutkan KBM dengan cara PJJ.

    Sementara itu, berdasarkan data perkembangan covid-19 yang diterima melalui Dinas Kesehatan Boyolali, hingga Rabu, 6 Januari 2021 malam menyebutkan, jumlah pasien sembuh covid-19 bertambah 83 kasus.

    Sehingga totalnya menjadi 3.027 kasus atau 88,4 persen. Sedangkan warga terkonfirmasi positif covid-19 yang baru bertambah 10 kasus sehingga total akumulasi menjadi 3.429 kasus. Jumlah kasus covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit sebanyak 135 kasus, isolasi mandiri 156 kasus, dan meninggal dunia 108 kasus. 

    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id