comscore

Lewat Manajemen Talenta Nasional Ditargetkan Lahir 'Selebritas' di Berbagai Bidang

Citra Larasati - 25 Maret 2022 18:02 WIB
Lewat Manajemen Talenta Nasional Ditargetkan Lahir Selebritas di Berbagai Bidang
Plt. Kepala Puspresnas, Asep Sukmayadi. Foto: YouTube
Jakarta:  Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) bersama 812 pejabat Dinas Pendidikan di seluruh Indonesia.  Dalam rakornas ini untuk menggali masukan dan saran terhadap pelaksanaan kompetisi yang digelar Puspresnas tingkat daerah dua tahun sebelumnya. 

Sekretaris Jendral (Sesjen) Kemendikbudristek, Suharti mengapresiasi kinerja Puspresnas selama 2,5 tahun terakhir sebagai lembaga yang mewadahi prestasi peserta didik untuk menjadi sumber daya yang unggul.  “Semoga ke depannya, Puspresnas bersama-sama para pemangku kepentingan di tingkat provinsi, kabupaten/kota, dan lainnya akan terus menahkodai bahtera para talenta nusantara ini untuk mewujudkan bangsa ini menjadi bangsa yang terkemuka,” kata Suharti dalam siaran persnya, Jumat, 25 Maret 2022.
Pelaksana tugas (plt.) Kepala Puspresnas, Asep Sukmayadi memberikan pemaparan terkait dengan program tahunan serta Program Talenta Nasional yang diproyeksikan hingga tahun 2024. Termasuk, manajamen talenta yang tidak hanya untuk kegiatan akademik, tetapi juga di bidang seni budaya dan olahraga.

“Dengan adanya program Manajemen Talenta Nasional diharapkan akan muncul selebritas-selebritas nasional yang menjadi pemimpin di bidangnya, penggerak perubahan, dan tulang punggung nasional,” kata Asep. 

Di samping itu, Asep juga menyampaikan informasi mengenai alokasi penerima beasiswa talenta dan kinerja prestasi dari unit pendidikan di setiap provinsi. Selanjutnya, Asep memaparkan agenda kegiatan kompetisi yang akan diadakan tahun ini.

“Saya berharap setiap daerah dapat menyelenggarakan kegiatan kompetisi secara mandiri,” tuturnya.
 
Setelah pemaparan agenda tahunan, rakornas dilanjutkan dengan diskusi kelompok yang terbagi dalam tiga kelompok besar, yaitu Bidang Pendidikan Dasar, Bidang Pendidikan Menengah, dan Bidang Pendidikan Khusus. Dalam diskusi ini, para peserta diajak untuk bersama-sama memiliki semangat membangun, mendorong, dan terus berupaya mendukung prestasi para peserta didik di daerahnya.

Baca juga:  Simak, Ini Persyaratan Pendaftaran Beasiswa Indonesia Maju

Hasil dari diskusi tersebut, dapat disimpulkan bahwa daerah berharap adanya sertifikat dan insentif sebagai bentuk apresiasi para pemenang kompetisi di tingkat kabupaten dan provinsi. “Alhamdulillah, kegiatan diskusi ini berjalan dengan baik dan masukan dari dinas kota dan kabupaten dan provinsi diperlukan untuk mengembangkan program tahun 2022. Terima kasih atas saran dan masukannya pada kegiatan diskusi ini. Hasil diskusi ini akan menjadi dokumen sebagai bahan kebijakan yang akan disampaikan kembali ke provinsi dan kabupaten kota,” ujar Asep.

Pada kesempatan ini, Asep juga memberikan semangat kepada peserta rakornas untuk bersama-sama menyukseskan kegiatan tahun 2022. “Anak-anak (peserta didik) tidak semuanya mencapai puncak prestasi yang maksimal. Oleh karena itu mereka perlu dibantu pada tahun 2022 dan tahun kedepannya. Upaya kita yaitu meningkatkan kualitas dan prestasi pendidikan semaksimal mungkin melalui program ini,” pungkasnya.. 

(CEU)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id