Pemerintah Harap Erasmus Datangkan Mahasiswa Asing ke Indonesia

    Muhammad Syahrul Ramadhan - 30 November 2019 09:09 WIB
    Pemerintah Harap Erasmus Datangkan Mahasiswa Asing ke Indonesia
    Foto: Dok. Erasmus Plus
    Jakarta:  Kepala Subdirektorat Kerja Sama Perguruan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudyaan (Kemendikbud), Purwanto Subroto meminta agar Erasmus (European Region Action Scheme for the Mobility of University Students) dapat menguntungkan secara dua arah dalam meningkatkan kapasitas pendidikan tinggi di Indonesia. Tidak hanya memperbanyak mahasiwa Indonesia ke luar negeri tapi juga membawa masuk mahasiswa dari luar untuk kuliah di Indonesia.

    “Tidak hanya bagaimana mahasiswa kita terlibat program Erasmus di luar, itu memang program mereka. Tetapi kami minta memperkuat di dalam, terutama untuk mendatangkan mahasiswa internasional ke Indonesia,” kata Purwanto, di Jakarta, Jumat, 29 November 2019. 

    Ia menjelaskan, Indonesia memiliki potensi yang bisa dikembangkan untuk menarik minat mahasiswa luar negeri kuliah di Indonesia. Dengan adanya mahasiwa luar negeri, kata Purwanto, akan membawa dampak positif bagi iklim pendidikan tinggi di Indonesia.

    “Adanya mahasiswa asing di perguruan tinggi membawa dampak dari sisi program, psikologis, menumbuhkan percaya diri, meningkatkan kemampuan networking (jaringan)," kata Purwanto.

    Purwanto mengatkan, Erasmus telah menawarkan program Capacity Building in Higher Education (CHBE) 2020 untuk memenuhi hal tersebut. CHBE sendiri  adalah program kerja sama EU yang bersifat antarnegara dan didasarkan pada kerja sama multilateral, utamanya dengan institusi pendidikan tinggi negara mitra yang telah memiliki program layak, dan didukung pendanaannya melalui instrumen-instrumen pembiayaan.

    “Tentunya dengan memperkuat pendidikan tinggi di Indonesia baik secara kurikulum segala macam itu dia memberikan peningktan standar atau mutu program yang ada di Indonesia.  Dengan begitu diharapkan juga keseimbangan antara outbound dan inbound terjadi,” ujarnya.

    Sementara itu Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Vincent piket mengatakan, Erasmus Plus adalah program flagship Uni Eropa yang hadir di berbagai negara di seluruh dunia.  Indonesia merupakan salah satu mitra utama kami.

    Hingga saat ini, sebanyak 34 universitas di Indonesia telah bermitra dengan Erasmus Plus.  Ia menyebut, Erasmus Plus sangat relevan dan strategis dalam mengukuhkan komitmen dalam membangun kualitas sumber daya manusia yang saat ini menjadi prioritas Pemerintah Indonesia. 

    “Di tataran individu, kesempatan untuk terekspos dengan pengalaman belajar-mengajar secara internasional, telah membentuk wawasan dan karakter mahasiswa maupun komunitas akademik Indonesia. Tentu saja, melalui program ini persahabatan antarnegara juga terbangun dengan baik,” terangnya.




    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id