Alasan Komisi X Restui Sekolah Dibuka Januari 2021

    Arga sumantri - 03 Desember 2020 15:17 WIB
    Alasan Komisi X Restui Sekolah Dibuka Januari 2021
    Ketua Komisi X DPR Syaiful Huda. Zoom
    Jakarta: Ketua Komisi X DPR Syaiful Huda menjelaskan alasan dewan merestui rencana pemerintah membuka sekolah tatap muka mulai Januari 2021. Salah satunya, pembelajaran jarak jauh (PJJ) daring yang ditemukan banyak terjadi kendala di lapangan.

    "Di lapangan memang jujur harus diakui masih belum memberi daya ungkit bagi pelaksanaan PJJ secara maksimal," kata Huda secara virtual dalam diskusi Dialektika Demokrasi bertajuk 'Pro-Kontra Sekolah Tatap Muka Di Tengah Pandemi' di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis, 3 Desember 2020.

    Huda mengaku telah beberapa kali mengunjungi sejumlah daerah untuk melakukan survei terkait efektivitas PJJ. Menurut Huda, lebih dari 50 persen sekolah yang didatangi menyebut PJJ daring tak efektif.

    "Tentu terkait dengan ini banyak faktor, sedangkan kita tidak bisa menyalahkan siapapun, literasi guru terhadap digitalisasi juga baru," ujarnya.

    Baca: Kemendikbud Kembalikan Sisa Anggaran Subsidi Kuota Internet

    Huda menambahkan, adaptasi guru memindahkan cara belajar tatap muka ke metode daring juga itu tidak mudah. Kendala lainnya, kata dia, menyangkut kesiapan orang tua untuk menjadi pendamping anaknya belajar di rumah.

    "Itulah kenapa opsi Januari menjadi salah satu opsi kita (Pemerintah dan DPR) untuk dibuka pembelajaran tatap muka," ungkapnya.

    Huda mengakui tak mudah menyetujui kebijakan membuka belajar tatap muka. Terlebih, pandemi masih terjadi, bahkan belakangan, statistiknya justru meningkat.

    "Kebijakan ini di keluarkan dalam suatu suasana dan situasi yang tidak mudah. Kira-kira kanan kiri rumit," ucap politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.

    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id