Kemendikbud Disebut Tak Maksimalkan Peran Tim Pusat Kurikulum

    Ilham Pratama Putra - 21 September 2020 20:23 WIB
    Kemendikbud Disebut Tak Maksimalkan Peran Tim Pusat Kurikulum
    Ilustrasi. Medcom.id
    Jakarta: Eks Ketua Tim Inti Kurikulum 2013 Said Hamid Hasan menyebut Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tak memaksimalkan peran tim Pusat kurikulum dan Buku (Puskurbuk) dalam perancangan kurikulum. Peran tim Puskurbuk sangat minim.

    "Pengembangnya itu hanya sebagian dari teman-teman Puskur, mereka sebetulnya lebih banyak teknisnya, pemikir-pemikirnya bukan dari mereka (tim pusat kurikulum)," kata Said kepada Medcom.id, Senin, 21 September 2020.

    Menurut Said, mereka yang berada di tim Puskurbuk juga diminta tak banyak bersuara. Segala hal yang terkait penyederhanaan kurikulum harus dirahasiakan. "Teman-teman Puskur mereka juga mengatakan ini rahasia, ini rahasia," ungkapnya.

    Guru Besar Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) ini menyatakan, penyederhanaan atau perancangan kurikulum harus dilakukan secara transparan. Sebab, kurikulum adalah kepentingan bersama dunia pendidikan.

    "Kenapa harus menjadi rahasia? Ini untuk orang banyak kok, kenapa harus rahasia," ujar Said.

    Baca: Klarifikasi Nadiem Soal Penghapusan Mata Pelajaran Sejarah

    Menurut Said, saat perancangan kurikulum 2013, semua proses dilakukan secara transparan. Seluruh pemangku kepentingan dalam dunia pendidikan dilibatkan meskipun baru tahap sosialisasi untuk membuat draf.

    "Itu diangkat dan dibicarakan, didiskusikan. Itu bukan berarti dia menjadi rahasia, dia kita sebut draf satu bulan ini, jadi memang sifatnya terbuka. Kemudian kita sosialisasikan ke setiap perguruan tinggi, kemudian ke setiap wilayah," sambungnya.
     

    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id