Undip Kukuhkan 4 Guru Besar Baru

    Arga sumantri - 28 Oktober 2021 17:14 WIB
    Undip Kukuhkan 4 Guru Besar Baru
    Undip mengukuhkan 4 Guru Besar baru. Foto: Humas Undip.



    Semarang: Universitas Diponegoro (Undip) mengukuhkan empat guru besar baru secara daring dan luring. Pengukuhan guru besar kali ini terasa spesial karena bertepatan dengan peringatan Sumpah Pemuda.

    Empat Guru Besar yang dikukuhkan yakni Turrini Yudiarti dari Fakultas Peternakan dan Pertanian, dan tiga Guru Besar dari Fakultas Teknik, yaitu Aji Prasetyaningrum, Dyah Hesti Wardhani, dan Wiwandari Handayani.

     



    Dalam tahapan pencapaian visi Undip menjadi universitas riset yang unggul, saat ini Undip memasuki pada fase ke-5 (2020-2024), yakni fase penguatan universitas riset. Memasuki fase ini, Undip terus mendorong dan mengembangkan riset yang memberi kemanfaatan untuk masyarakat. 

    Undip memberikan kesempatan belajar untuk peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan menyediakan dana penelitian untuk pengembangan riset. Termasuk juga mendukung program One Professor One Candidate (OPOC).

    "Dalam upaya penguatan universitas riset, Undip mendukung semua kegiatan riset yang dilakukan sivitas akademika. Baik dari sumber dana APBN, kerjasama maupun dana Undip secara mandiri," ujar Rektor Undip, Yos Johan Utama, mengutip siaran pers Undip, Kamis, 28 Oktober 2021.

    Baca: Membanggakan! Guru Besar Unair Masuk Daftar 2% Ilmuwan Berpengaruh di Dunia

    Ia mengatakan, Undip harus mampu secara mandiri membiayai kebutuhan penelitiannya. Pada bidang pengabdian kepada masyarakat, kata dia, alokasi dana juga terus ditingkatkan. 

    "Dari kerja sama pada tahun 2017 yang besarnya Rp 3,952 miliar, pada 2021 sudah meningkat menjadi Rp 10,942 miliar. Secara total dana pengabdian kepada masyarakat di Universitas Diponegoro tahun 2021 tercatat sebesar Rp 15,765 miliar," lanjutnya.

    Ia mengungkapkan, berdasarkan capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi, Undip berada di peringkat kedua dengan poin pencapaian 70. Sedangkan, poin pertumbuhan sebanyak 619 dan berada pada posisi tinggi 10 persen, serta mendapatkan insentif sebesar Rp 16 miliar.

    "Ini artinya bahwa Universitas Diponegoro benar-benar terbukti mampu melaksanakan tata kelola dengan berbasis pada tri dharma perguruan tinggi yang mencakup pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat sebagai universitas riset yang unggul," ungkapnya.

    Sementara itu, Ketua Senat Akademik Universitas Diponegoro Edy Rianto menyampaikan, saat ini guru besar aktif Undip berjumlah 154 orang.

    Turrini Yudiarti menjadi Guru Besar ke-26 di Fakultas Peternakan dan Pertanian. Sedangkan, Aji Prasetyaningrum, menjadi Guru Besar ke-39. Dyah Hesti Guru Besar ke-40, dan  Wiwandari Handayani Guru Besar ke-41 dari Fakultas Teknik.

    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id