comscore

FMIPA UI dan BPSDMI Gelar Pelatihan Upskilling Analis Kimia

Citra Larasati - 15 Februari 2022 13:44 WIB
FMIPA UI dan BPSDMI Gelar Pelatihan <i>Upskilling</i> Analis Kimia
Pelatihan Upskilling Analis Kimia jenjang kualifikasi KKNI Level 5. Foto: Dok. UI
Jakarta:  Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Indonesia (UI) bersama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) membuka kegiatan Pelatihan Upskilling Analis Kimia jenjang kualifikasi KKNI Level 5.

FMIPA UI dan BPSDMI hadir menggandeng Lembaga Sertifikasi Profesi Kimia Industri (LSP KI) dan Lembaga Sains Terapan (LST) FMIPA UI.  Dekan FMIPA UI, Dede Djuhana menyambut baik kerja sama yang dilakukan dengan BPSDMI dan LSP Kimia Industri.
"Karena sejalan dengan program FMIPA UI dalam mempersiapkan lulusan yang siap pakai di industri dengan memberikan fasilitas dan menyediakan tenaga ahli yang dapat berperan sebagai instruktur," kata Dede dalam keterangannya, Selasa, 15 Februari 2022.

Selain itu, amanat pemerintah untuk menerapkan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) di perguruan tinggi menjadi program kampus saat ini.  Tujuannya agar lulusan memiliki sertifikat kompetensi.

"Dengan kurikulum berbasis kompetensi kami, di FMIPA UI mempersiapkan calon lulusan yang sesuai kebutuhan pengguna," terang Dede.

BPSDMI yang diwakili Analis Kerja sama Diklat, Rosita Ayuni menjelaskan, bahwa pelatihan upskilling ditujukan bagi para tenaga kerja industri untuk meningkatkan keahlian teknis pada tingkat keahlian yang lebih tinggi. "Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan bekal tenaga kerja untuk memperoleh kompetensi pada jenjang karier yang lebih tinggi dari posisi mereka saat ini di industri," ujar Rosita.

Di samping itu, Ketua Dewan Pengarah LSP Kimia Industri, Mas Ayu Elita Hafizah menambahkan, bahwa tujuan sertifikasi kompetensi profesi ini adalah untuk memastikan kompetensi seseorang.  Terutama yang telah didapatkan melalui pembelajaran, pelatihan atau pengalaman kerja di mana kebijakan penerapan sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) pada semua sektor menjadi amanat UU No.13 tahun 2003.

Baca juga:  8 Tips Jawab Wawancara Kerja yang Sering Ditanyakan, Fresh Graduate Mesti Tahu

Juga ditambahkan dengan keterlibatan asosiasi, dalam hal ini adalah Federasi Industri Kimia Indonesia (FIKI) telah membangun rantai hubungan semua stakeholder antara pengguna, regulator, akademisi tercapai dengan baik.

Pada kesempatan yang sama, Ketua LST, Jatna Supriatna memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada siapa saja yang ingin melakukan pengembagan diri.  "Karena kami memiliki tenaga ahli dengan kompetensi yang bervariasi sehingga memenuhi kebutuhan pasar terutama di era Revolusi Industri 4.0," tutupnya.


(CEU)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id