comscore

Nadiem: Perjuangan Buya Syafii Lahirkan Pelajar Pancasila Kami Lanjutkan

Ilham Pratama Putra - 02 Juni 2022 09:23 WIB
Nadiem: Perjuangan Buya Syafii Lahirkan Pelajar Pancasila Kami Lanjutkan
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim mengunjungi rumah mendiang Ahmad Syafii Maarif atau Buya Syafii. Instagram @nadiemmakarim
Jakarta: Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim menilai almarhum Ahmad Syafii Maarif atau biasa dikenal Buya Syafii sebagai guru dan Bapak bangsa terbaik yang dimiliki Indonesia. Dia juga menilai Buya sosok  terdepan pembangunan karakter bangsa, terutama dalam menanamkan nilai Pancasila.

Nadiem menyebut semangat pembangunan karakter bangsa yang berlandaskan Pancasila itu mesti dilanjutkan. Dia memastikan pihaknya bakal mengambil peran melanjutkan perjuangan Buya Syafii. 
"Perjuangan Buya akan kami lanjutkan untuk melahirkan generasi Pelajar Pancasila yang cerdas dan berkarakter," kata Nadiem dikutip dari unggahan di akun Instagramnya @nadiemmakarim, Kamis, 2 Juni 2022.

Nadiem juga berkomitmen menghadirkan generasi penerus yang religus. Serta, toleran terhadap perbedaan. 

"Berjiwa merdeka tapi selalu ingin mendengar pendapat orang lain, seperti yang telah dicontohkan oleh Buya Syafii semasa hidupnya," tutur dia. 

Nadiem bersyukur mendapat kesempatan berkunjung ke rumah Buya Syafii. Dia diterima oleh istri almarhum, Umi Nurkhalifah.

"Alhamdulillah saya diberi kesempatan untuk bertakziah ke rumah duka almarhum Buya Syafii dan disambut hangat oleh Umi Nurkhalifah beserta keluarga dan juga perwakilan PP Muhammadiyah Yogyakarta," kata dia. 

Buya Syafii Maarif meninggal dunia pada Jumat, 27 Mei 2022. Dia meninggal pukul 10.15 WIB di Rumah Sakit (RS) PKU Muhammadiyah Gamping, Kabupaten Sleman, setelah sempat dirawat karena sakit. 

Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir mendoakan tokoh Muhammadiyah itu mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan.

"Semoga beliau husnul khatimah, diterima amal ibadahnya, diampuni kesalahannya, dilapangkan di kuburnya, dan ditempatkan di jannatun na'im. Mohon dimaafkan kesalahan beliau dan doa dari semuanya," kata Haedar.

Baca: Takziah ke Rumah Mendiang Buya Syafii, Nadiem: Buya Bapak Bangsa Terbaik
 

(REN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id