Guru Inti Jadi Embrio Guru Penggerak

    Muhammad Syahrul Ramadhan - 26 November 2019 18:18 WIB
    Guru Inti Jadi Embrio Guru Penggerak
    Seorang guru tengah mengajar di muka kelas. Foto: Mi/Bary Fathahilah
    Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan saat ini telah memiliki 25 ribu guru inti.  Keberadaan guru inti ini merupakan embrio potensial untuk didorong dan dikembangkan menjadi 'Guru Penggerak' di seluruh sekolah di Indonesia.

    Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Supriano mengatakan, guru inti sangat mungkin menjadi guru penggerak di sekolah. Sebab, selama ini guru inti telah melakukan pergerakan dengan melatih sekitar 20 guru, meski guru inti fokusnya masih untuk pembelajaran. 

    Konsep Guru Penggerak disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim dalam naskah pidatonya di peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2019.  Menurut Nadiem, Guru Penggerak adalah guru yang mengutamakan muridnya dari apapun, termasuk kariernya.

    Guru penggerak, kata Nadiem, mempunyai berbagai macam inovasi, bergerak tanpa menunggu komando. "Kalau guru penggerak ini kan lebih luas lagi. Kalau sekarang kan guru inti baru 25 ribu. Sedangkan sekolah kita 200 ribuan,"  kata Supriano di Hotel Mercure Batavia, Jakarta Barat, Selasa, 26 November 2019.

    Supriano juga menyebut, guru inti bisa juga dikatakan sebagai embrio dari guru penggerak. Meski begitu ia belum bisa menjelaskan bagaimana teknis perubahan guru inti menjadi guru penggerak.

    Guru inti saat ini masih sebatas membantu pembelajaran pusat belajar yang ada di zonanya masing-masing.  "Nanti kita sinergikan saja. Siapapun bisa jadi guru penggerak. Yang penting dia punya keinginan, motivasi, bisa melakukan perubahan. Ini sedang kita buat," jelasnya.

    Sebelumnya Nadiem mengatakan, Guru Penggerak merupakan motor reformasi pendidikan. Karena itu ia ingin guru penggerak muncul di setiap sekolah.



    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id